AtomicEssay

AES 005 - Menurutku, Tentang Lilin

gabrielapenulis arsip2

'Kecil-kecil cabe rawit'

Menurutku, tentang lilin. Kecil ukuran dan sinarnya, besar dampaknya. Ketika berada di keadaan gelap gulita, cahaya sekecil itu dapat terasa sangat terang. Benda yang seringkali kita lupakan ketika siang hari dan dalam keadaan terang, tetapi ketika gelap datang, lilin merupakan salah satu hal pertama yang akan kita cari. Biasanya, kita melupakan hal kecil yang ada dalam hidup kita karena kita selalu mencari dan mengejar sesuatu yang lebih besar, yang lebih menarik, tetapi kita lupa kalau suatu hal yang dianggap kecil, dapat terlihat besar jika kita mau melihat dari perspektif lain. Sama seperti ketika belajar, ketika kita mendapat nilai bagus secara akademik, kita seringkali melupakan aspek lain seperti sikap dan perilaku. Kita hanya mengembangkan satu aspek dan sudah merasa cukup karena biasanya secara akademik ada nilai yang didapat, sementara aspek perilaku hanya dapat dirasakan. Padahal jika kita mau merubah sedikit perspektif tentang sikap dan perilaku, kita juga tetap akan belajar dan ada 'nilai' nya, hanya berbeda di angka tertulis dan tidaknya saja. Sikap dan perilaku kita dapatkan ilmunya dari kehidupan sehari-hari, kehidupan bersosialisasi, jika kita mengabaikan hal tersebut, kita akan kehilangan kepingan diri.

Hal penting lainnya dari lilin adalah bagaimana kita selalu berusaha untuk menjaga lilin agar tetap menyala dan menjaganya dari tiupan angin kencang. Seperti mengerahkan segala usaha dan mempertahankan segala harapan agar sumber terang itu tidak redup. Seringkali kita merasa kesulitan untuk mempertahankan lilin tetap nyala, sehingga memerlukan bantuan dari orang lain. Ketika ulang tahun, lilin juga dapat menjadi sumber senyum dan tawa bagi banyak orang. Hal ini sempat dirasakan ketika adik sepupu saya meminta ulang tahun ke-6 nya dirayakan dengan tema serba putri duyung, di Hotel Putri Duyung Ancol, dengan tema kue dan dekorasi under the sea, serta kostum putri duyungnya. Karena perayaan dilaksanakan di pinggir pantai, waktu itu kami sempat kesulitan untuk menjaga lilin ulang tahun agar tetap menyala. Sudah pukul 4 sore, sehingga angin di pinggir pantai juga semakin kencang, kami mencoba berkali-kali sampai ekspresi adik kami sudah mulai sedih karena lilin terus mati. Akhirnya kami menyatukan enam, delapan, sepuluh tangan untuk menjaga lilin agar tetap menyala. Setelah bernyanyi dan tiup lilin berhasil dilakukan, adik kami kembali tersenyum dan tertawa, pada saat itulah kami ikut merasa senang dan tenang.

Menanggapi tulisan indah yang baru saja saya baca dari Carlos tentang lilin dan spirit, saya langsung teringat pada kejadian diatas tadi. Cara mempertahankan lilin agar tetap menyala juga dapat didukung oleh orang lain. Sama seperti dikehidupan kita, adanya dukungan dan dorongan positif dari lingkungan sekitar tentu akan menghasilkan 'diri' kita yang lebih kuat. Karena manusia sebagai mahluk sosial, perlu mencoba dan berproses sendiri, tanpa melupakan bahwa terkadang kita juga membutuhkan bantuan dari orang lain, dan itu merupakan hal yang normal. Sehingga kesimpulan dari kedua hal tersebut adalah bagaimana kita bisa senantiasa menyadari dan menghargai hal kecil dalam kehidupan kita, yang bisa juga didapatkan dari orang lain dan lingkungan sekeliling kita.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 004 - Rindu itu Pilu

Delapan tahun,Delapan tahun lalu masih terdengar suara indah, merdu, dan khas yang selalu menyanyikan lagu-lagu lawas dan berhasil memperkenalkan saya dengan musisi legendaris kesukaannya. Bee Gees, Bob Marley, The Beatles, Iwan Fals, The Rolling Stones, dan kawan-kawan yang semua albumnya selalu d…

gabriela10
AtomicEssay

AES 003 - Bangku Prioritas Transportasi Umum

Salah satu hal yang membuat saya nyaman ketika berada di Jakarta yaitu transportasi umum yang berlimpah, beragamnnya rute dan tipe transportasi juga. Sebagai pengguna setia transportasi umum, saya sangat menikmati waktu yang saya habiskan selama perjalanan. Melihat berpuluh,ratus, ribu wajah asing…

gabriela10
AtomicEssay

AES 002 - Kehidupan Merantau : Sepi atau Bebas?

Kembali lagi di Jatinangor untuk mengurus ijazahku yang tak kunjung tiba. Kembali ke kos lamaku, bersama adikku yang saat ini menjadi maba di kampus yang sama juga. Belum bisa tidur dan jadi mengenang masa-masa merantau di kala itu. Menjadi angkatan online membuatku iri dengan adikku, karena aku ti…

gabriela10