Atomicessaysmipa

AES 009: Ruang Publik, Ruang Demokrasi

Sebastian Owenpenulis arsip2

Hari kemerdekaan, aku berefleksi soal bagaimanakah pemahaman tentang suatu hal dapat terbentuk secara bersama-sama, kolektif. Maksudku, penjelasan yang terdengar selaras, berseragam, namun di waktu yang sama begitu beragam dalam penggunaan. Selain Pancasila, kurasa tidak ada kata yang begitu diakui namun begitu dikooptasi selain 'merdeka' atau 'ke-merdekaan'. Kata-kata itu, bersama-sama dengan pembuka konstitusi 45 adalah kebenaran yang digunakan bagai suatu mantra magis yang memvalidasikan suatu narasi atau yang lain. Separatisme atau persatuan, kemerdekaan adalah suatu panji yang dikedepankan, suatu ideal melepaskan diri dari belenggu opresi yang meresonasi bagi semua orang.

Tentu dengan mudah aku bisa membuka google scholar atau website serupa dan membaca sumber-sumber yang membagikan pandangannya dan lalu saya akan menuliskan suatu tulisan sendiri bedasarkannya. Namun persis inilah yang membentuk pembahasaan yang berisi narasi yang serupa, melihat jurnal-jurnal dengan pembuka yang persis baik dalam pembukaanya atau kontennya (perSIS, lihat sendiri). Karena keinginan untuk mencari tahu pemahaman terkait kemerdekaan itu saat ini tepat di lingkungan sekitar, aku memutuskan bahwa daripada suatu karya yang melalui jalur-jalur metodologi yang kaku (ini juga merupakan jalur yang diambil sebelumnnya namun berbentuk aksara), lebih baik untuk membuat ruang yang bebas dan lepas kendali.

Aku tidak ingin, dan tidak perlu untuk berkomentar soal konten yang ditulis tanpa koersi atau dorongan. Sentimen mereka berbicara untuk sendiri, dan menyoroti suatu gambaran yang representatif perasaan-perasaan di Indonesia belakangan ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

Atomicessaysmipa

AES 013: Hari Ketiga, Tahun Kedua

Angin mendinginkan kota, menyambut hari yang baru. Seperti membidik panah, hari ini kami menetapkan arah tujuan kami di tahun ajaran baru. Bayang-bayang masa depan menjadi peta yang memandu arah. Mungkin hari ini adalah penanaman akar baru yang kelak akan membuahkan hasil. Dan sekarang, kita menant…

Sebastian Owen10
Atomicessaysmipa

AES 012: Hari Kedua, Tahun Kedua

Jarum jam menunjuk angka 7, dan Basecamp terasa kosong, sunyi.Hari ini dingin sekali, terlebih karena kekosongannya.Meletakkan lagi tas-ku untuk kedua kalinya di tahun ini, terlihat seorang sosok. Jarum jam menanti jam 8. Jam 8 telah tiba dan kelas telah dimulai. Rasa seperti dilakukan berminggu-mi…

Sebastian Owen10
Atomicessaysmipa

AES 011: Hari Pertama, Tahun Kedua

Mentari telah bersinar, dan aku berada di ambang telat.Bersenjatakan buku, kertas, dan laptop aku letakkan di dalam tas.Meletakkan tas di basecamp aku berlagak cepat menuju lapangan basket. Hari ini adalah hari pertama dalam tahun ajaran yang baru, tahun ajaran kedua-ku di KPB Semi Palar. Tidak lam…

Sebastian Owen10