AES

AES 1 Apasih gunanya Museum jika ada Mbah Google?

Antonio Milopenulis arsip2

Pada hari senin kemarin aku mengunjungi Museum Pos Indonesia dan Museum Mandala Wangsit. Pada saat aku datang dan merasakan secara langsung kondisi museum tersebut hal yang muncul dalam benakku adalah “kaya ga hidup ya”. Pertama dari situasi museum yang kurang terawat dan tidak banyak yang berkunjung lalu diikuti dengan suasana yang mencekam dan membosankan tentunya karena tidak ada hal yang interaktif dari museum tersebut. Selain dari faktor museumnya informasi yang terdapat di museum kita bisa peroleh dengan internet bahkan jauh lebih lengkap dan tanpa mengeluarkan effort pergi ke museum dan biaya masuk museumnya. Jadi sebenarnya apa sih esensi dari museum itu? Bisa kita bandingkan saja dengan museum di luar negeri yang jauh lebih edukatif, menarik, menyenangkan dan memiliki pengalaman yang berbeda dari museum A dengan museum B. Ada sebuah kalimat yang aku dapatkan dari youtubenya mind-main di museum yaitu “Dengan kita berkunjung ke museum ini kita dapat memberikan pengalaman yang edukatif dan membantu pihak museumnya sendiri”. Namun dengan melihat kondisi museum yang sekarang ini kurang terawat para masyarakat juga menjadi kurang tertarik dengan apa yang ditampilkan di museumnya itu sendiri. Setelah berkunjung kemarin ke museum Pos Indonesia aku melakukan analisis apa sih yang masih kurang dan harus di kembangkan lagi agar menjadi museum yang menarik, tertata rapih dan edukatif tentunya. Mulai dari mencari tahu syarat yang harus ada di museum yaitu penjelasan yang interaktif, adanya audio yang menjelaskan tentang berbagai informasi di museum tersebut serta video pendek yang menarik mengenai proses perkembangan zaman contohnya cara mengantarkan surat dari tahun ke tahun atau mungkin perkembangan teknologi komunikasinya. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES

AES 35 Lama Sudah

Spontan saja ketika malam hari aku merasa butuh menuliskan sesuatu di ririungan. Kurasa banyak yang telah berubah dan berganti seiring berjalannya "waktu". Seharusnya sih seperti itu, karena aku percaya semesta dan alam sudah mengatur semuanya dengan begitu baik dan sempurna, mereka bekerja sama de…

Antonio Milo30
AES

AES 34 {titik awal} bagian kepala

Kepala Raja dari ikan tuna di samudera lepas Mendapat mandat berubah menjadi salmon Perjuangan sang raja menjadi lebih sulit Berenang melawan arus formalisasi dunia ini Gencar merusak akar pondasi pohon sang raja tidak lagi berenang mengarungi samudra bersama kawanannya Perjuangannyq masih satu tuj…

Antonio Milo00
AES

AES 33 {titik awal} bagian tragedi, paragraf ke 7

industri paling berdosa adalah industri persepsi. disinilah pandangan kita sebagai manusia di permainkan oleh manusia lain. namun itu tidaklah salah dan berdosa, hingga manusia yang melihat termakan dan terseret persepsi tersebut. Persepsi tidak selalu mengenai hal yang berbau visual, namun sudut p…

Antonio Milo00