AtomicEssay

AES 155 Melawan Malas (11menit)

leoamuristpenulis arsip2

Katanya, malas. Kenapa masih melakukannya?
Karena melawan malas adalah jalan termudah. Sudah jelas jalurnya kan.

Kalau begitu apa jalan tersusahnya apa?
Mencari jalur lain yang tidak diketahui saat ini. Menemukan, mengadakan, mengada-ada kan.

Waduh, itu koq rasanya memalaskan ya.
Wah, ini barusan nemu jalan mudah. Lawan rasa malas itu, udah jelas kan apa yang perlu dilawan.

Biar lebih jelas, kasih contoh dong.
Okey, misalnya nih…

Perlu surat keterangan administrasi untuk validasi pencapaian pekerjaan.
Malas kan, perlu antri lalu basa-basi lalu tunggu jadi.
Itulah jalan mudahnya, melawan malas.
Antri lah.
Basa-basi lah.
Tunggu lah.

Jalan susahnya, jadi selebritis terkenal yang ikut antrian dan taat aturan juga.
Memang, tetap mengantri dan basa-basi.
Bedanya, sekalian promosi dan pencitraan. Sesuai kerjaan kan, selebriti.

Coba bercermin, oh bukan seleb ternyata. Kalau gitu ikuti jalur biasa aja.
Lawan malas, jalan termudahnya.
Cari jalur baru yang belum terpikirkan saat ini, jalan susahnya.

Jalan tengah deh kalau gitu, gak susah gak mudah, di tengah.

Gak ada jalan tengah.
Kalaupun tetap maksa di tengah, malah jadi penghalang.
Menghambat semua orang. Me-malas-kan banyak orang deh.

Jadinya, dilawan banyakan. Atau, ditinggalin banyakan.

Gimana contohnya, makin bikin jelas?
Gak. Malah bikin makin gak jelas. Malesin.

Bagus lah, inilah jalan yang perlu dilawan. Melawan rasa malas untuk mencoba mengerti. Cobalah untuk mengerti, bukan menunggu diberi instruksi. Cobalah untuk proaktif, alih-alih menuntut inisiatif.

Komentar (3)

innocentiaine

Kenapa bisa malas pada awalnya? Warnanya bagus ka..

leoamurist

mungkin, pada awalnya adalah malas, dan malas itu bersama-sama dengan dia, dan malas itu adalah dia malah jadi lirik lagu (ciptaan sendiri)

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 013 DAMAI

Lagi baca buku, Imajinasi Sebagai Pendamping Pendidikan, sambil ngopi. Ada bagian yang mengena, sampai membuat berhenti membaca. Kopinya gak setop, tetep diseruput. Pas bagian cerita Paulo Coelho tentang kedamaian. Singkatnya, yang merepresentasikan rasa damai adalah senyum anak burung yang mendapa…

leoamurist11
AtomicEssay

AES002 Refleksi di Balik Cucian Piring

‎Sebagi wanita multi tasking, kegiatan mencuci piring, sering jadi momen untuk aku melakukan refleksi di luar kegiatan ibadah rutin. Tangan tetap bergerak, tapi pikiran bisa bermain, karena aku jadi bisa ngobrol dengan diri sendiri. Sekelumit pertanyaan dasar: Kenapa aku tidak nyaman hari ini? Apa…

daniasundari12
AtomicEssay

AES870 Meng-atas-i Pikiran

Sudah cukup lama mengamati bahwa entah kenapa semakin ke sini, semakin banyak orang yang bicara tentang over-thinking. Menarik. Tantangan berikutnya adalah memahami bagaimana pikiran manusia bekerja. Kenapa kita semua tidak berhasil mengelola, menata pikiran kita agar tidak berlebihan. Dari mana pi…

Andy Sutioso43