AtomicEssay

AES 54 Kamu punya hantu?

matheusaribowopenulis arsip2

Pada suatu Kamis, tema menulis CSWC adalah bagaimana cara mengahadapi "hantu". Dari undian kartu, hantu yang mesti kuhadapi adalah hantu Loneliness. 

Tetapi bagiku, loneliness bukanlah hantu. Bukanlah sumber ketakutan, bukan sesuatu yang harus kutakuti. Bahkan, hadiah yang kuterima dari loneliness adalah pengenalan diri. Ketika banyak di luar sana orang menghindari loneliness, dalam berbagai kesempatan justru loneliness itu kuciptakan sendiri. Kusadari ini sebagai sebuah kebutuhan. Harus ada dan cukup waktu bagi diriku untuk merasakan "keterpisahan", terasing, sendiri, atau menikmati loneliness itu sendiri. 

Di sisi lain, kulihat bahwa ketakutan pada loneliness bukan karena takut kesendiriannya. Tetapi jauh kepada belim sadarnya kita, bahwa kita tidak pernah sendiri. "BUKAN TIDAK BISA SENDIRI", tetapi kita TIDAK pernah sendiri, tak pernah terpisah, sekaligus juga terpisah. Bingung kan? He.he.he

Untuk yang belajar fisika kuantum pasti lebih memahami bahwa partikel terkecil penyusun kehidupan, yaitu atom, ternyata lebih banyak terisi oleh kekosongan. Silakan nanti dicari lebih mendalam. Tetapi intinya, dalam keterpisahan kita bersatu, dalam kebersatuan kita juga terpisah.

Ketidaksadaran bahwa kita adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, menciptakan ketakutan pada keterpisahan atau kesendirian. Padahal, kita tidak pernah sendiri atau terpisah, sekaligus juga terpisah dan sendiri.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 53 Menangkap Pesan Hari Baru

Tepat di AES ke 53 ini, usia ibu Peri (ibu saya) juga 53 tahun. Tetapi tulisan ini akhirnya terbit di hari yang berbeda. Seperti hari ulang tahun ibu saya, dan ulang tahun kita semua, hari itu akan kita anggap penting. Bahkan orang lain juga turut menjadikan hari itu penting. Jika ada hari yang leb…

matheusaribowo20
AtomicEssay

AES43 Tidak Salah Alamat Apalagi Tertukar

Kita semua akrab dan cukup sering mendengar kalimat ini, "Rejeki takkan tertukar atau rejeki takkan salah alamat." Kalimat itu kuamini benar, terutama rejeki kedamaian batin. Sebab dalam kejujuran dan pengenalan pada diri, kedamaian bersemayam. Hal ini pula yang terus dituju aliran hidupku. Sebuah…

matheusaribowo10
AtomicEssay

AES 1567 Keheningan Dan Tangis

Dunia itu sangat bising. Bising karena berbagai suara yang bercampur baur tanpa henti, setiap saat, setiap detik ada jutaan atau mungkin malah milyaran suara yang hanya sebagian kecil dapat kita tangkap dengan telinga telanjang. Itu pun sudah sangat bising. Dunia itu juga sangat bising dengan perde…

joefelus10