Atomic Essay

AES 9 Perjalan Saya Selama 5 Hari di Gambung

yanuarpenulis arsip2

Halo semuanya hari ini saya akan menceritakan perjalanan saya selama 5 hari di gambung, Kita memakai kendaraan angkot untuk pergi kesana. Tujuan saya kesana itu adalah proyek potensial bersama ezar dan mengerjakan proyek kelompok. Saya mulai berangkat dari rumah ke semipalar, kita pergi bareng-bareng, kita mulai pergi dari pukul 07.00  sampai di gambung kira-kira jam 09.30. Setelah sampai kita mulai memilih lumbung dan menyimpan barang barang terlebih dahulu, 1 lumbung itu isinya 3 orang. Setelah beres menyimpan barang-barang kita mulai mengexplore sekalian menanyakan ke petani apa yang bisa kita bantu di tempat tersebut, setelah selesai kita dapat beberapa hal untuk membantu para petani tersebut seperti mencabuti rumput liar, menanam tanaman, dan lain lain. Kita mulai mengobrolkannya dan menjadwalkan.
Keesokan paginya kita mulai buka kelas dan sarapan pada pukul 06.30-07.00. Pada jam 07.00 kita mulai membantu mencabuti rumput liar, jujur saya baru pertama kali mencabuti rumput liar yang sangat banyak dan itu sangat melelahkan. Kita beres mencabuti rumput liar itu pukul 11.00 lalu kita lanjut makan siang, setelah makan siang beres kita mulai mengerjakan proyeknya masing-masing, sampai jam 17.00, saya juga di pilih oleh ka naufal untuk menjadi koordinator untuk mengobrol bersama ka naufal setiap jam 16.00. Setelah beres kita istirahat dari jam 17.00 lalu masuk lagi untuk evaluasi dan tutup kelas pada pukul 19.00. Setelah tutup kelas kita di batasi waktu tidur maksimal pukul 23.00.
Pada rabu pagi seperti biasa kita mulai buka kelas dan sarapan, setelah selesai kita lanjut menanam jagung di lahan yang rumputnya sudah kita cabut. Karena hari rabu itu saya pergi bersama ezar ke kebun kopi dan kenza ada jadwal memasak, jadi saya dan kenza membagi tugas, kenza mengerjakan skala dan saya ikut bersama ezar ke kebun kopi. Saya dan ezar pergi ke kebun kopi pada pukul 10.00 bersama tim co-op. Kita berjalan dari rumah pak vinan sampai kebun kopi itu membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Kita pun mulai berjalan, di perjalanan saya melihat hewan lutung, dan elang, saya juga menemukan pohon kayu putih dan mencoba mencium bau dari daun kayu putih. Saat kita sampai di kebun kopi, saya membantu ezar mendokumentasikan tentang kopi, setelah itu saya lanjut ke mata air, suasana di sana adem dan airnya pun dingin. Setelah kita pulang dari sana seperti biasa kita mulai melakukan kegiatan yang sudah di rencanakan.
Pada kamis pagi pak vinan mengajak kita untuk ber experiment yaitu menanam bawang dengan cara orang-orang Jepang lakukan. Setelah itu seperti biasa kita mengerjakan proyek masing-masing lalu pada malam hari sekitar pukul 19.00 kita mulai menyalakan api unggun untuk membakar jagung, ubi, sosis, dan lain lain.
Pada jumat pagi kita pergi mengunjungi rumah pak Anwar sekalian mencari bahan-bahan untuk membuat nasi liwet, setelah mengunjungi rumah pak Anwar dan menemukan bahan-bahan tersebut kita mulai packing untuk pulang dan membersihkan lumbung masing-masing.
Setelah itu semua selesai kita mulai membuat nasi liwet, setelah selesai makan kita membereskannya lalu menunggu angkot untuk kita pulang.
Mungkin segitu saja perjalanan saya selama 5 hari di gambung, sekian terimakasih untuk yang sudah membaca sampai bawah.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

Atomic Essay

Proyek Potensial bersama Ezar

Halo semuanya, disini saya akan menceritakan tentang proyek partisipasi bersama ezar. Tujuan kami mengadakan proyek partisipasi adalah agar mendapatkan pengalaman, bonding, meningkatkan kerjasama, dan komunikasi. Proyek mandiri ezar sendiri yaitu tentang kopi. Saat itu saya dan kenza menanyakan "pr…

yanuar10
Atomic Essay

AES047_Santai Aja

Hmmmm, tiba-tiba aku mau menceritakan apa sih yang aku rasakan dari awal ke Temanggung hingga sekarang, saat sudah mendekati waktu pulang. Kalau hidup di kota dan desa dibandingkan, wooooaaaww sangat sangat beda. Pertama tentunya dari sisi lingkungan, di kota banyak gedung-gedung tinggi, di desa ha…

Tatha Wu10
Atomic Essay

AES20: Perjalanan Berangkat dan Hari-Hari Lambat

Tahukah kamu, mengapa perjalanan pulang terasa lebih cepat daripada berangkat? Itu karena fenomena psikologis yang disebut sebagai return trip effect, di mana otak kita sudah familiar dengan rute perjalanan sehingga tidak perlu bekerja keras memproses informasi baru Prinsip yang sama bekerja saat k…

Farzan61