AES 97 monolog

Terhitung sepuh bukan berarti paling tahu
Banyak pengalaman tidak berarti boleh hilang sadar
Pandai bicara bukan berarti paling benar
Merasa kesulitan tidak lantas boleh semaunya
Sejak dulu tantangan ini memang sulit
Argumen kemalasan berpikir membuatmu kecil
Sejak awal sudah tahu tantangan ini perlu dikerjakan
Sejak awal sudah jelas kapan perlu dituntaskan
Sejak awal bisa berstrategi bila merasa sulit
Mengapa meminta waktu lebih sebelum bergerak
Mengapa berpikir boleh memotong hak orang lain
Mencari jalan keluar? Mungkin petanya ada di dalam
Mencoba menata kekacauan? Mungkin bisa mulai dari dalam
Mari periksa, apakah kacamata mulai kotor
hingga pandangan sendiri terganggu
Ahh gelas kopiku terbalik
Separuh isinya tumpah
Mungkin pertanda aku perlu diam sejenak
Berhenti membuat monolog dalam benak
Bereskan saja kopi yang tumpah
Lalu mengingatkan diri untuk memperhatikan nafas dan mengajak diri tersenyum
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES182 Kolaborasi Buku Anak
Pada Festival Literasi Tahun Pendidikan 21 yang mulai berlangsung ini, ada banyak program menarik. Salah satu yang baru adalah Kolaborasi Buku Anak. Undangan pertama untuk para penulis. Siapapun yang mau boleh menulis cerita bertema imajinatif untuk anak < 10 tahun. Ternyata cukup banyak yang me…

AES181 Terima Kasih!!
Festival Literasi TP 2024-2025 baru saja berakhir, penuh rasa dan syukur. Festival Literasi di Smipa bukan acara yang wah dalam arti mewah atau meriah saja. Yang ingin dicapai bukan sekadar wah. Banyak hal yang ingin kita sasar dan bangun lewat kegiatan ini. Jadi, apa yang membedakan Festival Liter…

AES180
Sudah cukup lama tidak mengunjungi akun Ivan Lanin. Biasanya pada periode merapot, saya suka melihat-lihat postingan beliau. Banyak dapat info perkembangan bahasa Indonesia yang jarang sekali dapat perhatian. Unggahan uda selalu menarik, dengan nuansa humor yang kocak, sekaligus mengajak pembaca be…
