AtomicEssay

AES001 Kamis Manis di Festival Literasi Semipalar

meilanipenulis arsip2

Hari kamis yang manis. bisa dibilang menjadi pengalaman baru yang manis, kenapa? hari ini saya berkesempatan datang ke Semipalar yang sedang menggelar acara Festival Literasi. saya datang sekitar pukul 8 lewat disana sudah ada kedua teman saya Syaharaah dan Rizal yang sudah mulai menggambar mandala. lalu saya ikut bergabung sambil mengambil peralatan menggambar dari mulai kertas dan pensil warna yang di sediakan. disitu saya masih bingung bagaimana saya memulai, hampir 5 menit kertas saya masih belum tercoret. tidak lama Kak Andy datang menyapa kami, disitu Kak Andy bilang bahwa menggambar mandala tidak perlu dipikirkan cukup ikuti saja alurnya kemana kita mau menggoreskan warnanya, sangat menarik. setelah itu saya mulai menggambar bentuk dan mencocokan warnanya, benar adanya mengalir begitu saja seperti ada emosi yang tersalurkan lewat menggambar mandala. sambil kami berbincang dari A-Z tak terasa gambarnya pun selesai.

Setelah selesai menggambar mandala kami lanjut ke Pendopo untuk mendengarkan dongeng yang disampaikan oleh para orang tua murid. disana sudah ada anak-anak yang berduduk manis ditemani Kakak Guru yang siap mendengarkan dongeng. mereka sangat antusias, diawali dengan bernyanyi untuk membuat anak-anak fokus mendengarkan dongeng. dongeng pun dimulai, menceritakan tentang persahabatan antara gajah, parot, dan ular yang hidup di hutan yang luas. sambil diperagakan oleh orang tua murid yang menggunakan kostum binatang. anak-anak memperhatikan dengan antusias, terlihat senyuman terpancar dari wajah anak-anak. lalu datanglah pemeran antagonis yang mau menebang hutan, dia menebang beberapa pohon untuk lahannya dibuat pemukiman warga. merasa tidak puas penebang pohon menebang lagi dan dibuat akses jalan dan menjadi kota kecil. tidak terasa hutan semakin sempit, yang tadinya daerahnya terasa asri berubah menjadi panas, tidak ada lagi suara burung berkicauan, bencana alam mulai terjadi. merasa menyesal penebang pohon itu mulai menanam pohon kembali. anak-anak antusias dengan berbagai respon selama dongeng.

Setelah acaranya beres mereka berfoto bersama, dan kami lanjut ke bursa buku. disana banyak sekali buku-buku anak yang bagus sampai saya kalap dan bingung mau membeli buku yang mana ya. setelah memilih dan memilah akhirnya memutuskan untuk membeli buku elmo dan insde out untuk anak saya. bukunya sangat beragam dari mulai novel, parenting, buku anak, dan ada juga buku jaman dulu jadi berasa nostalgia. pengalaman yang menyenangkan bisa hadir di Festival Literasi. semoga acara ini bisa terus di gelar setiap tahunnya. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES181 Terima Kasih!!

Festival Literasi TP 2024-2025 baru saja berakhir, penuh rasa dan syukur. Festival Literasi di Smipa bukan acara yang wah dalam arti mewah atau meriah saja. Yang ingin dicapai bukan sekadar wah. Banyak hal yang ingin kita sasar dan bangun lewat kegiatan ini. Jadi, apa yang membedakan Festival Liter…

innocentiaine100
AtomicEssay

AES112 Mandala Perpisahan

Pekan literasi telah usai, perjalanan selama 5 hari terasa personal untukku. Festival sekolah yang dinikmati seluruh warga penduduknya malah seperti boot camp bagiku banyak hal yang kudapatkan selama sepekan ini. Bersama pak Jo menjadi penunggu (bukan hantu) workshop AES menyuguhkan cerita-cerita m…

Sanya89
AtomicEssay

AES 1331 Buku, Investasi Untuk Masa Depan

Saya duduk di lantai diantara beberapa meja. Tadinya saya tidak tahu meja-meja itu untuk apa hingga ada beberapa orang yang mulai menata buku, lalu ada seorang pria dari sebuah perusahaan percetakan juga menata buku. "Oh, saya sepertinya duduk di tempat yang salah!" Kata saya dalam hati, tapi ketik…

joefelus61