AtomicEssay

AES002 Mari Bermain di Tahun Istimewa Semi Palar!

Megapenulis arsip2

Tahun ini lengkap sudah susunan 15 kelas mengisi rumah belajar kita tercinta, setelah tahun-tahun sebelumnya ada saja kelas yang absen. Beberapa tahun lalu Semi Palar tidak membuka kelas 10 di KPB, yang berakibat kekosongan kelas 11 dan 12 di TP-TP selanjutnya. Dan, pada TP lalu saat K10-12 lengkap mengisi formasi KPB, giliran kelas KB absen karena pandemi yang tidak memungkinkan sekolah membuka tingkatan kelas termuda itu. Jadi, ini tahun pertama Semi Palar mempunyai deretan lengkap kelompok KB sampai KPB. Dan inilah kelompok-kelompok itu (diambil dari berbagai sumber ):

  1. KB : Gundu
  2. TKA : Bekel
  3. TKB : Sapintrong
  4. K1 : Gasing
  5. K2 : Congklak
  6. K3 : Bebentengan
  7. K4 : Gatrik
  8. K5 : Ular Naga
  9. K6 : Egrang
  10. K7 : Domikado
  11. K8 : Jamuran
  12. K9 : Layangan
  13. K10 : Sorodot Gaplok
  14. K11 : Gobak Sodor
  15. K12 : Engklek

 

Ya, permainan tradisional mendapat kehormatan untuk menemani perjalanan kelompok-kelompok belajar di sekolah kita selama setahun ke depan. Beberapa nama permainan membuat aku tertawa, membayangkan bentuknya yang bulat-bulat lucu seperti anak-anak di JUD. Beberapa permainan lainnya yang berputar-putar dan melompat-lompat seakan identik dengan keseharian anak-anak yang tak bisa diam. Lalu, ada juga permainan yang menuntut keseimbangan dan kerjasama, seperti halnya kapasitas yang dibutuhkan anak-anak untuk berkembang secara utuh. Beberapa nama masih asing di telinga ini, karena menggunakan bahasa daerah atau memang aku belum pernah memainkannya dulu.

Semoga filosofi, makna, dan semangat yang dibawa oleh permainan masa kecil kita ini bisa menebarkan keriaan pada anak-anak kita dalam mengikuti pembelajaran di masa pandemi ini. Semoga kita bisa berhenti sejenak, mengingat masa-masa kita bermain gobak sodor, ular naga, dan bebentengan bersama teman-teman sambil tertawa lepas. Atau, memanfaatkan waktu istirahat sekolah yang hanya 15 menit untuk bermain bekel yang sengaja dibawa dari rumah. Juga, saat kita menangis karena kalah bermain gundu dan kelereng kita harus berpindah tangan.

Semoga tahun permainan tradisional ini bisa membangkitkan kembali sifat playful kita, menorehkan senyum dan tawa yang seolah telah menjauh diterpa angin pandemi. Semoga…

 

Komentar (2)

innocentiaine

Amiin.. wah lengkap nih :)

aileenlais

Thank you mega untuk tulisannya... Akhirnya dapet jg list nama2 kelas. Wkwkwk... Tahun depan tulisin lg ya kalau semua kelasnya udah ganti nama. Hihi...

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES053 Learn, Unlearn, Relearn (3)

Akhir 2024 kemarin aku berkesempatan naik kereta jarak jauh, Bandung - Malang, selama 13 jam. Ini kali pertama setelah lebih dari 20 tahun lalu aku tidak pernah berkendara selama itu menggunakan kereta api. Tentu, banyak sekali perubahan yang kurasakan. Kulihat, KAI banyak berbenah diri. Gerbong ke…

Mega23
AtomicEssay

AES052 Sebuah Perjumpaan pada Sebuah Musim

Bulan Januari. Hujan masih sering turun, meskipun tidak sekerap bulan November dan Desember kemarin. Buah rambutan mulai sering terlihat tergantung di kios-kios buah di tepi jalan. Aku jadi teringat, di suatu sore kira-kira dua bulan lalu, saat aku sedang mengupas buah mangga, tiba-tiba sebersit ra…

Mega30
AtomicEssay

AES051 Melipir

Sudah satu minggu aku berhenti menulis. Eh, bukan berhenti, tapi 'terhenti', kata kak Andy. Tidak apa-apa terhenti, tapi jangan berhenti. Terhenti hanya sementara, seperti saat kita mengemudi lalu tiba-tiba lampu lalu lintas berubah merah. Kita terhenti sebentar, lalu melaju lagi menuju tempat tuju…

Mega00