AES002 Tentang Stegodyphus

Stegodyphus, salah satu spesies laba-laba yang cukup unik dan sering kali menjadi obrolanku belakangan. Bukan, Bukan jenis laba-laba yang menggigit Peter Parkers kemudian berlangsung pertukaran DNA sehingga merubahnya menjadi Spiderman si manusia super. Stegodyphus malah akan memakan sesamanya.
Induk Stegodyphus setelah bertelur akan menjaga telur-telur diantara sarang. Setelah telur menetas, Induk Stegodyphus akan bergerak mencari makanan bergizi untuk kemudian memuntahkannya lagi. Muntahanya akan di makan oleh anak-anak yang baru menetas. Katanya, makanan yang sudah di makan oleh induk penuh nutrisi. Aku pernah baca juga bahwa hal ini berlangsung sekitar 1 bulan. Opiniku mungkin di usia 1 bulan anak-anak Stegodyphus mulai tumbuh menjadi Stegodyphus dewasa. Uniknya di usia tersebut Induk Stegodyphus malah akan membentangkan tubuhnya di antara anak-anaknya. Kemudian memasrahkan tubuhnya untuk dinaiki anak-anaknya, kemudian menyuntikan racun yang mematikan sang induk. Sebelum akhirnya anak-anak akan menyantap induknya serta mencerna nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan olehnya.
Aku pikir Induk Stegodyphus betul memikirkan bagaimana anak-anaknya bertahan hidup setelah merelakan dirinya mati. Dia membiarkan anak-anaknya ternutrisi dengan baik dan siap lanjutkan kehidupan.
Buatku kisah daur hidup Stegodyphus adalah bahan berpikir yang cukup tajam namun juga paling sederhana. Tentang memaknai cinta dan kasih paling tulus seorang Ibu dan semua yang ada di dalam dirinya. Perah juga terbersit dalam pikiranku, apakah ketika Ibu sudah tiada maka lenyap juga semua doanya? Aku pikir tidak, ternyata seluruh doa Ibu dalam setiap hembusan nafas itu terus mengalir hingga sang anak tutup usia. Sama seperti anak Stegodyphus ketika induknya mati tetap melanjutkan kehidupan berbekal nutrisi yang di serap.
Ada satu refleksi yang pada akhirnya melahirkan Ibu menjadi seorang penyayang. Karena 1 organ yang hanya dimiliki Ibu. Rahim…
Kamu tau arti kata Rahim? Rahim adalah kasih sayang, dan hal ini bersemayam di setiap Ibu
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES001 - Walk, Wander and, Wonder
Belakangan aku rasa berjalan adalah sebuah perpindahan yang bukan hanya gerak kaki sebagai langkah. Namun, sebuah perpindahan ringan dengan rasa pada setiap geraknya. Pantikannya karena fomo lihat banyak teman sebaya ramai-ramai coba race berbagai kilometer. Ya aku coba, tapi ternyata setengah lapa…

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES31 Terima Kasih
"Festivalnya ada di Semi Palar..Dengan keluarga, rayakan buku bersama..Festivalnya ada di Semi Palar..Dengan teman-teman, bermain bersama-sama.."Diawali sebuah penampilan dari teman-teman SD1-4 yang menyanyikan lagu Festival Literasi, untuk membuka Pekan Festival Literasi TP22. Tembok biru menjadi…

