AES003 Aku Ingin Belajar dari Eivor, Altair, Ezio, dkk.

Tadi sore sudah berencana ketika pulang rumah dan menuntaskan semua tanggung jawab rumah tangga dengan istri, akan langsung masuk ke dunianya Eivor di video game Assassin’s Creed Valhalla. Namun apa daya datang sebuah pesan indah dari Kak Leo yang mengajak kolaborasi dan saya tidak keberatan (takut Kak Leo baca semoga beliau sudah tidur hehe).
Pas sekali tema kolaborasinya dimulai dengan pertanyaan aku ingin belajar apa? Ya jawabannya mungkin di atas ini, aku ingin belajar sejarah dengan media yang unik yaitu seri permainan Assassin’s Creed. Game yang mengambil tema sejarah bahkan punya tagline “history is our playground” ini memang sering mengambil latar cerita dari kejadian-kejadian penting di dunia.
Beberapa latar sejarah sudah game ini coba jamah mulai dari The Crusades, Renaissance Italy, the American Revolution, the age of Caribbean piracy, the French Revolution, Victorian Industrial Revolution, Ancient Egypt, Ancient Greece, sampai yang paling baru Viking expansions. Namun ada catatan penting, game ini menyatukan unsur fiksi dengan sejarah asli jadi wajib hukumnya kita cek ulang sejarah asli ceritanya di sumber lain biar tidak dianggap halu.
Kenapa sih kita harus belajar sejarah? Kenapa ga move on aja dan melupakan momen-momen masa lalu bersama mantan (red: mantan peradaban)? Bapak John Green (iya penulis novel-novel romantis itu) yang ternyata punya kanal YouTube yang membahas sejarah (Crash Course) kalau tidak salah pernah bilang: “Penting belajar sejarah ya agar kita tidak mengulang kejadian-kejadian kelam di masa lalu dan bisa menghindari para pemimpin-pemimpin yang menindas”. Ngomongnya ga gini sih, cuma intinya gini (itu juga kalau ga salah).
Jadi teringat juga potongan surah Al-Hujurat ayat 13 dari Al-Quran: “Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.” Ya bisa jadi selama ini kita saling menumpahkan darah karena tidak saling mengenal dan tidak saling memahami pandangan hidup masing-masing. Mungkin sudah waktunya kita duduk bersama diskusi menurunkan ego dan mencari jalan tengah dari semua masalah. Apakah ini jawaban kenapa manusia diciptakan berbeda oleh Tuhan? Hanya Tuhan yang Maha Tahu.
Photo by Erik Mclean: https://www.pexels.com/photo/cozy-room-decorated-with-natural-fur-in-traditional-village-5023732/
Komentar (1)
Colek @rico juga yang penggemar series Asassins Creed. Saya juga memainkan beberapa judul game ini. Seru memang... Bermain sambil belajar, tapi memang untuk 17 tahun ke atas, karena game ini violent.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 054 PERSIB: Panem et Circenses (Obat Bius Penguasa)? atau Kultur Perlawanan dan Persatuan Rakyat?
Panem et circenses atau bread and circuses dalam bahasa Inggris sering mengacu kepada istilah politik di mana penguasa menggunakan makanan dan tontonan untuk membius dan menjinakan rakyat agar tidak melawan. Banyak yang menunjuk hiburan modern sebagai salah satunya, di mana rakyat sengaja dibiarkan…
maulrest80
AES 053 Pungli
Judul tulisan ini merupakan kata yang sebetulnya sangat negatif, namun menjadi lumrah di negara kita, khususnya di kalangan yang bekerja di pemerintahan. Bahkan ada sebutan bahwa pungli ini adalah budaya Timur. Saya pun belum menindaklanjuti sebutan ini dengan riset yang lebih dalam. Apakah betul p…
maulrest10
AES 052 God Works in a Mysterious Way: MGMP Guru Bahasa Inggris
Hari Rabu tanggal 29 Oktober, seharusnya saya dan satu rekan guru bahasa Inggris di sekolah mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di Cileunyi. Namun Kepala Sekolah memutuskan cukup satu guru saja yang mewakili dan akhirnya guru yang lebih senior lah yang diputuskan berangkat. Wal…
maulrest22