AES003-Bosen Gak Ya?
Pertemuan trial ketiga KPB, kami lakukan di pendopo. Kegiatannya cukup santai, kami berkumpul dan mulai menyicil pengerjaan proyek masing masing. 1 jam digunakan untuk mengetik beberapa kalimat di laptopku mengenai masalah-masalah dalam forum diskusi, mendengarkan brainstorming dongeng milik Azwa, dan banyak pelanga pelongo. Dalam lamunanku itu ada banyak pikiran yang terlintas seperti:
Aduh bentar lagi harus mulai bikin proposal proyek inovasi ~ dingin gini makan mie kuah enak kali ya ~ ini ide aku ngadat aih ~ sibuk juga ya jadi murid SMP SMIPA ~ gapapa lah bentar lagi kan juga lulus ~ lah tapi kan aku lanjut ke KPB yak ~ nanti tiga taun ketemunya sama itu lagi itu lagi ~ duh nanti bosen gak ya?
Sebenarnya hal terakhir dari lamunanku itu sudah aku pertimbangkan sebelum memilih untuk lanjut ke KPB. Saat itu, aku memang tidak terlalu mementingkan perlunya suasana baru. Tapi ya come to think of it, bener juga, aku akan melewati tiga tahun bareng teman yang itu-itu saja (no offense buat temen temen ya heheh). Tapi sehari-hari aku memang ngobrolnya dengan kawan-kawan calon KPB. Berangkat dan pulang sekolah aja sama Chia terus. Jadi ada juga kelebihannya karena sudah saling mengenal satu sama lain dengan baik dan jadinya lebih asyik. Kami juga ada kesempatan punya 1 teman baru, Marvel!
Lamunanku pun terus berlanjut saat sampai di rumah. Setelah dipikir-pikir, seumur hidupku aku hanya pernah sekali jadi murid baru di sekolah. Sejak KB sampai K9 aku jadi penghuni tetap SMIPA. Tapi seingatku aku tidak pernah tidak suka sekolah di sini. Kesel dikit sama proyek mah pasti ada, tapi sisanya baik baik aja. Aku belajar banyaaak banget hal, dan itu bukan hanya mata pelajaran. Itu aku rasakan terutama di jenjang SMP. Menurutku apapun tantangan atau struggle yang dialami selama aku belajar di sini itu pada akhirnya selalu membuahkan pemahaman yang valuable.
Kembali lagi ke pertanyaanku tadi, bosen gak ya lanjut SMIPA lagi? Jawabannya adalah entahlah. Yang pasti masa SMA-ku akan berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Kedua opsi pun punya kelebihan kekurangannya masing-masing. Tapi sepertinya SMIPA tetap menawarkan banyak kesempatan yang menarik bagiku. Bosen ga bosen juga tergantung cara aku melihat situasi. Ya apapun itu pilihanku, aku harap aku bisa terus mengingat nama Semi Palar dan terus tumbuh menjadi harapan.
Begitulah, sekian dari AES-ku yang agak ngasal ini!
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES14 Kembali dan Selamat
Sebelum hari ini, perpaduan kata kembali dan selamat tak terdengar harmonis bagi saya. Kembali selamat. Lebih akrab jika 'kembali' berpasangan dengan datang atau pulang. Begitu pun 'selamat', ia lebih dekat dengan pagi, siang, malam, datang, atau jalan. Sedangkan kembali dan selamat tidak cukup dik…
AES002-Konsep dan Gameplay Forum Diskusi
Hi, namaku Akila Dalam kasus ini, sebagai rakyat utopia Tempat dimana semuanya sempurna Mau tahu bagaimana? Sini kujelaskan dengan rima Di dunia yang penuh dengan keadilan, Tak ada diskriminasi, hanya penerimaan, Saling mendengar, tanpa prasangka dan kebencian, Kehidupan bersama, penuh harmoni dan…
Akila50AES001-Tiba-Tiba KPB
Menanjak jalan Sukamulya, lalu masuk melewati pagar biru, melingkari pohon mangga sebelum memulai hari yang baru. Itulah hal yang sudah aku lakukan hampir setiap hari selama kurang lebih 12 tahun terakhir. Berjalan menyusuri lorong dan kelas dengan aksen biru dan oranye yang khas. Aku ingat perasaa…
Akila82
