AtomicEssay

AES003 Terheran-heran

Sanyapenulis arsip3

Kenapa anak-anak seperti mudah sekali melakukan hal yang menurut orang dewasa sulit?

Obrolan sore dengan sesama korlas, wakorlas dan Kak Andy menjadi hal menarik untuk dipikirkan.

Bagaimana tidak, semua antusias membahas pengalaman anaknya masing-masing yang intinya mereka (si anak) dapat melakukan hal yang menurut kita (si orang dewasa) sulit dan berhasil dituntaskan. Tuntas. Bukan sempurna.

Mengingat kebelakang, flashback masa sekolah banyak juga hal-hal konyol yang kalau diingat lagi membuat sekarang tertawa. Bisa bisanya dulu aku melakukan hal itu. Dimana otakmu? Tanyaku pada diriku yang dulu hahaha

Dulu aku senang melaju kencang dijalan tol, trek padalarang-pasteur menjadi tantangan harian, kuingat berapa cepat waktu tempuhku. Sekarang? Pelan-pelan saja mau kemana sih buru-buru sekali.

Dulu aku bisa membuat kliping album foto dengan antusias mengerjakan berhari-hari. Pokoknya harus jadi. Pasti keren. Sekarang? Mengerjakan tugas saja perlu berhari-hari itu pun banyak sekali gangguannya.

Intinya banyak hal yang kalau dipikir-pikir dulu keren sekarang malah lucu, bikin malu.

Ada satu statement yang isinya “prefrontal cortex berkembang sempurna diusia 25 tahun”

Sedikit gambaran apa itu prefrontal cortex? Itu adalah otak bagian depan fungsinya: 

• Memfokuskan perhatian kepada hal tertentu

• Memprediksi konsekuensi dari tindakan tertentu, atau mengantisipasi kemungkinan kejadian yang ada di lingkungan.

• Mengendalikan impuls atau reaksi emosi

• Merencanakan masa depan

• Mengkoordinasi dan mengatur aktivitas yang bersifat kompleks

• Merencanakan sesuatu

• Membuat keputusan

• Memecahkan masalah

• Mengontrol diri

• Mengingat instruksi

Apakah benang merahnya terlihat?

Menurutku poin kedua yang paling berpengaruh

Memprediksi konsekuensi atau mengantisipasi kemungkinan kejadian

Anak-anak dengan prefrontal cortex yang belum berkembang sempurna membuat mereka berpikir lebih sederhana, konsekuensi sebab-akibat, mengantisipasi kejadian dimasa depan belum terkoneksi sempurna.

Jadi saat mengerjakan sesuatu? Gaaas kerjakan saja. Berbekal keyakinan pasti bisa semua pasti beres. Ibaratnya seperti berjalan melewati terowongan, masuk saja berjalan sampai tiba disebrang sana.

Dengan terkoneksinya seluruh jaringan otak kita maka akan datang segala kemungkinan yang dipikirkan akan datang saat kita akan memulai. Cemas.

Bagaimana kalau hasilnya jelek?

Bagaimana kalau orang tidak menyukainya?

Bagaimana kalau tidak sempurna?

Bagaimana kalau…

Banyak sekali faktor penghambat dari kecemasan yang membuat kita sulit melangkah.

Tapi seharusnya berbekal koneksi jaringan sempurna kita seharusnya sudah lebih yakin untuk melangkah. Karena segala obstacle udah terprediksi dan cara mengatasinya pun sudah terpikirkan. Itulah orang dewasa overthinking nya kelewatan hahaha

Makanya timbul perasaan kaget dan kagum saat anak-anak dapat melakukan sesuatu yang menurut kita sulit. “Wow kok kalian bisa sih?!”

Kemudian mereka akan menjawab “Makanya jangan kebanyakan mikir! Just do it!”

Komentar (1)

Andy Sutioso
Wah keren banget ini, dari perspektif neurosains ya... wkwkwk... Terima kasih Sanya. Kalo istilah umumnya mah ya itu overthinking...

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES158 Santai

Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…

Sanya32
AtomicEssay

AES157 Januari

Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…

Sanya21
AtomicEssay

AES156 Hujan

Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…

Sanya20