AES#004 Argumen Klausa Palsu: Anak yang memanggil badai
Rintik - rintik hujan berjatuhan ke tanah, berdansa seakan berpesta. Hari itu sangat gelap, udara dingin yang menusuk. Kau bahkan tidak bisa melihat tanganmu sendiri. Seakan kegelapan telah meliputi seluruh bumi. "Kita butuh lebih banyak kayu." katanya sambil melempar batang kayu terakhir ke dalam perapian. Jason hidup bersama ayahnya. Mereka tinggal di gubuk tua didekat sungai, kayu nya sudah lapuk dan berlumut. Mereka dulunya hidup di kota indah yang terletak dekat bukit tinggi. Hidup Jason normal sampai dia kelas 3. Dia dengan tidak sengaja jatuh dari tangga di sekolah saat balik dari istirahat dan menangis. Itu biasa, hampir semua anak SD yang jatuh akan menangis. Tapi, tepat saat air mata Jason menyentuh tanah, langit mengelap dan bergemuruh, seakan marah. Hujan tiba-tiba turun dari langit, seakan seorang dewa mencucurkan air matanya. Petir dan angin pun bertiup dan menyambar-nyambar.
Semua murid berlarian kesana kemari, dan guru guru mencoba menenangkan Jason yang masih kelak menangis ditengah badai. Sejak hari itu, Jason selalu terkenal sebagai anak yang memanggil badai setiap kali air matanya menyentuh tanah. Akan tetapi badai yang "diciptakan" oleh Jason seolah mempunyai pemikiran nya sendiri. Muncul tanpa peringatan dan sebab. Bahkan tanpa air mata nya menyentuh tanah. Mungkin sebuah tanda? Tapi tetap, Jason lah yang di tanggung jawabkan atas kerusakan akibat badai badai yang berdatangan ke kota. Ayah Jason sudah berusaha untuk meyakinkan warga sekitar bahwa Jason bukan penyebab datang nya "kutukan". Ia bahkan membayar kebanyakan kerusakan bangunan di kota, yang membuat hidup keluarga sengsara. Ia harus keluar banyak uang setiap hari untuk memperbaiki kerusakan.
Ibu Jason yang sudah tidak kuat lagi, akhirnya meninggalkan Jason dan ayahnya. Jason merasa bersalah, tetapi ia tau bahwa badai datang bukan oleh karena nya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES#026 Apakah betul malam-malam kita lebih bisa fokus?
Banyak orang merasa bahwa bekerja malam-malam dapat mengingkatkan fokus, tapi apakah hal ini benar? Menurut artikel oleh Tri Yuniwati Lestari, 17 Mar 2023, alasan lebih produktif saat malam hari adalah karena suasana malam hari yang lebih tenang dan damai. Alasan ini mungkin alasan yang paling jela…
Mikhail20
AES#025 Hari Kemerdekaan
Mungkin sedikit telat baru menulis tentang topik ini sekarang, tapi saya kemarin-kemarin belum mendapatkan topik untuk ditulis. Tanggal 19 kemarin, saya mendapatkan tugas untuk menjadi tim pengibar bendera. Tahun lalu pun saya mendapat tugas yang sama, seorang pengibar, bedanya tahun ini formasi pe…
Mikhail00
AES#024 Dewi Bumi
Apa itu value? Menurut Exabytes, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis, digital, dan e-commerce, value adalah nilai yang sering ditemui dalam segala aspek kehidupan, baik dalam individu maupun organisasi. Value juga bisa diartikan sebagai pedoman. Menurut penulis Zulfa Azza Ardhini, s…
Mikhail10