AtomicEssay

AES004 Peluk

wulan bubuypenulis arsip2

Beberapa waktu lalu saya mengikuti webinar yang membicarakan tentang bagaimana sih berkomunikasi dengan gen Z atau Alpha. Kalau berdasar pada pengalaman pribadi rupanya kesulitan itu terjadi karena saya yang belum paham sama dunia si anak. Meski dulu saya pernah remaja, tentu jamannya berbeda. Pernah saya coba mengingat-ngingat kebutuhan saya dahulu, hasilnya malah bikin bingung. Hahaha. Akhirnya sadar kalau semua itu memang gak bisa dibandingkan. Apalagi kalau saya mencoba sok tahu dengan mengatakan “Aku tahu perasaanmu”, halakh! Lebih tepatnya saya sedang berbohong itu.

Di dalam webinar dijelaskan 3 poin efektif tapi yang sangat saya garis bawahi ketika seorang peserta bertanya tentang rewards, dan dijawab dengan cobalah untuk memberi rewards berupa pelukan. Seketika itu juga pikiran saya melayang pada hari-hari lalu saat usia R masih bisa dihitung dengan lima jari; yakni gerakan memberi pelukan. Sederhana sih ya, tapi ternyata efeknya luar biasa besar. 

Beberapa sumber menyebutkan pelukan memberi rasa tenang dan nyaman pada anak dengan keluarnya hormon oksitosin dan endorfin yang dapat membantu mengendurkan ketegangan pada syaraf. Pelukan juga disebut-sebut dapat menstimulasi pertumbuhan, pantas saja terapi ini sering dilakukan juga pada bayi-bayi yang terlahir secara prematur. Menariknya pelukan juga bisa membantu otak anak berkembang lebih cerdas dengan terhubungnya sel-sel otak, ini yang membuat saya penasaran cara kerja otak lebih jauh. Terakhir, pelukan juga dapat membantu anak lebih percaya diri dengan limpahan kasih sayang yang relate banget sama penjelasan narasumber di webinar itu. 

Belakangan saya baru tahu kalau sentuhan yang dilakukan oleh oranglain tidak sama dengan sentuhan yang dilakukan oleh ayah-ibunya. Sentuhan yang oranglain berikan semisal oleh guru, terapis atau pengasuh memang bisa memberikan hormon bahagia tetapi Ayah dan -terutama- Ibu akan ada tambahan lain berupa hormon oksitosin. Terjawab sudah kenapa pelukan bisa memberi efek percaya diri pada anak, selain itu tentu memberi perasaan aman. 

Setuju sekali dengan saran untuk memberikan pelukan sebagai rewards, alih-alih berupa mainan atau makanan kesukaan pasti saya akan memilih yang lebih menghadirkan efek jangka panjang berupa endapan rasa seperti perasaan dicintai dan diterima setiap saat. Bukan hanya saat anak merasa telah membuat bangga tetapi juga saat mereka sedang merasa “dunia”nya tidak baik-baik saja. 

Beruntung rasanya berada di smipa yang mau repot-repot mengajak orangtua melakukan 3 gerakan penting waktu itu; saya lupa satunya, tapi dua lainnya adalah membacakan cerita termasuk gerakan memberi pelukan hingga menjadi sebuah kebiasaan dan masih dilakukan hingga saat ini. R sendiri sudah hafal betul, jika tangan saya terentang artinya saya menyediakan diri untuk memahami dirinya serta menerima apapun yang sedang ia rasakan saat itu. Semua berakhir dalam satu pelukan. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES94 Akhir Perjalanan ? Tentu, Bukan!

Setiap perjalanan pasti akan menemukan akhir. Harapan baik terbangun diawal bahkan mungkin terselip tak terduga pada prosesnya. Terkadang kita gak sadar, telah membawa serta seluruh harap itu seorang diri, lupa bahwa ada peran terbaik yang membuat proses itu menjadi mudah terlewati. Hari ini aku be…

wulan bubuy20
AtomicEssay

AES89 Dalam Batas Pandang

Di satu kesempatan, aku dan anakku mengobrol cukup mendalam. Kala itu kami membahas tentang pentingnya untuk memahami bahwa apa yang kita perbuat, utamanya adalah untuk diri sendiri terlebih dahulu. Sederhananya, aku mencoba menjelaskan; ketika kita belajar kemudian mendapatkan ilmu, maka yang pali…

wulan bubuy12
AtomicEssay

AES87 Perjalanan Ke Dalam Diri

Sebuah konsep yang aku ketahui sejak lama, yakni menyebut bahwa anak sejatinya hanyalah titipan, baru terasa benar adanya ketika aku mengalami secara 'lugas' dalam satu peristiwa besar. Disaat aku betul-betul menyerahkan segala bentuk kepasrahan dengan berkeyakinan pada-Nya sehingga aku memperoleh…

wulan bubuy120