AES008 Kerennya Atomic Essay

[repost dari Ning]
Kemarin saya menambahkan sesuatu di Beranda Ririungan, terkait Atomic Essay ini - yang notabene di luar dugaan, sepertinya bekerja juga. Menggunakan Google Sheets, saya menempatkan counter (penghitung sederhana) – yang mencatatkan berapa total esai yang sudah berhasil dituliskan oleh berapa orang penulis yang berpartisipasi dalam gerakan ini). Ada beberapa indikator keberhasilan – setidaknya di tahapan awal ini, sebagai berikut :
Saya sendiri berhasil menulis 8 esai (tepatnya 7 esai) berturut-turut dan mempostingkan sebuah tulisan pendek setiap harinya. Ahkam yang awalnya menggagas gerakan ini juga sama, hari ini Ahkam mempostingkan tulisannya yang ke enam. Jojo Felus yang diajak mulai menulis beberapa hari yang lalu – juga sejauh ini sudah mempostingkan postingnya yang ke tiga. Sebelumnya dia bercerita bahwa dia menyimpan sangat banyak draft di blognya. Hal yang sama juga terjadi pada Rico – yang di suatu titik pernah menyimpan sampai 40 judul draft di akun Wordpressnya.
Rico sendiri setelah dimotivasi sekian waktu melihat bahwa ternyata ada sesuatu yang berbeda dengan Atomic Essay ini dan hari ini – setelah sekian lama berhenti membuat posting apapun di blognya – membuat posting pertamanya hari ini dengan judul Starting Over.
Sepertinya kekuatan Atomic Essay ini terletak pada kesederhanaannya. Sebetulnya ini mirip-mirip dengan jargon yang sering kita sebut di Semi Palar dengan MDK (Mulai Dari yang Kecil). Problemnya, di jaman sekarang, manusia terjebak dalam budaya instan yang membuat manusia ingin serba cepat. Di sisi lain, dia juga ingin mendapatkan hasil hebat – dalam waktu cepat juga. Inilah yang sepertinya ga nyambung dengan proses-proses yang bekerja di alam semesta ini. Pada dasarnya semua butuh proses. Kembali ke tulisan saya sebelumnya tentang bagaimana pikiran manusia bekerja, selain butuh Intensi, Atensi dan Aksi, membangun kebiasaan menulis perlu Repetisi… Melihat apa yang sekarang berjalan – Gerakan Atomic Essay Smipa ini punya harapan besar untuk berhasil.
Silakan sering-sering mampir ke Ririungan dan melirik penghitung Atomic Essay di Beranda Ririungan. Di sana kita akan lihat perkembangannya. Salam Smipa.
Komentar (3)
Kak andy, untuk link yg starting over ke blig nya rico ngga berfungsi pas diklik ngga ketemu halamannya.
Link yg satunya juga sama.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES867 Pecah yang Membawa Bahagia
Sudah dua hari ini saya tersenyum-senyum sendiri, saat membaca esai-esai warga Smipa di Ririungan. Eh maksudnya bukan senyum-senyum ga ada penyebabnya ya. Ada banget. Saya bahagia melihat postingan rekan-rekan yang menuliskan esai pertamanya di ruang penulisan ini. Entah sudah berapa ratus warga Sm…

AES858 AES Rame Lagi Nih!
Catatan kecil menjelang Festival Literasi. Tidak menghitung, tapi terasa bahwa semangat menulis di Ririungan mulai menyala lagi. Beberapa waktu lalu, mungkin sekitar sebulan yang lalu, Ririungan sepi. Seperti ruang di mana tidak banyak yang hadir, tidak banyak yang bicara. Tapi belakangan Ririungan…

AES685 Silaturahmi Timur dan Barat
Disclaimer, tulisan ini memang gamblang mau mengajak kak Nuy dan kak Maul yang kebetulan ikutan ngobrol² santai malam kemarin paska presentasi Sumba di Mata Kami. Kenapa kak Nuy dan kak Maul secara khusus di sebut karena terkait judul di atas ya - karena yang satu tinggal di Baraat dan yang satu di…

