AES008 Lilin

Lilin, benda kecil yang selalu menyala dan akan habis jika terus di nyalakan. Terkadang kita tidak tahu bagaimana cara menjaga agar lilin tetap terus menyala dalam waktu yang panjang, atau hingga saatnya ia dimatikan. Saya jadi teringat lagu lilin-lilin kecil dari Chrisye tentang bagaimana pentingnya sebuah lilin menerangi dunia.
"Hitam kini hitam nanti, gelap kini akankah berganti" satu penggalan lagu lilin-lilin kecil bagaimana lilin dapat membuat spirit seseorang dapat diuji. Lilin dan spirit seseorang memiliki banyak kesamaan yang mendalam. Keduanya mampu menerangi kegelapan, baik secara harfiah maupun metaforis, dengan memberikan cahaya dan harapan. Lilin meleleh sebagai bentuk pengorbanan untuk memberi terang, serupa dengan bagaimana spirit seseorang kadang memerlukan pengorbanan untuk menginspirasi dan mendukung orang lain.
Ketahanan lilin yang terus menyala meski diterpa angin menggambarkan bagaimana seseorang dengan spirit yang kuat mampu menghadapi tantangan hidup. Seperti lilin yang bisa menyalakan lilin lain tanpa kehilangan cahayanya, spirit seseorang dapat menyebarkan kebaikan dan optimisme kepada orang lain. Meskipun pada akhirnya lilin akan habis, simbolismenya mengajarkan kita tentang pentingnya mempertahankan dan menyebarkan cahaya di dunia ini.
kesamaan antara lilin dan spirit seseorang mengingatkan kita akan pentingnya peran kecil namun signifikan yang bisa kita mainkan dalam kehidupan orang lain. Seperti lilin yang mampu menerangi kegelapan meski hanya sejenak, spirit seseorang pun dapat membawa perubahan positif, memberikan harapan, dan menyebarkan kehangatan di tengah tantangan hidup. Dengan memahami dan menghargai nilai dari cahaya yang kita pancarkan, kita dapat terus menginspirasi, menguatkan, dan menyalakan semangat orang-orang di sekitar kita, menjadikan dunia ini tempat yang lebih terang dan penuh harapan.
Komentar (2)
Kak Andy juga pernah menulis tentang Lilin, tulisannya ada di sini. https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/3415/aes33…
Ada juga tulisan kak @Rico, tulisannya ada di sini https://ririungan.semipalar.sch.id/rico/blog/3408/aes324-ca…
Senang membaca tulisan Carlos, ditunggu tulisan berikutnya.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES197 Pemilu dan Gaya Komunikasi
Halo teman-teman yang budiman,lama rasanya saya tidak bercakap-cakap di sini. Maka pada kesempatan kali ini, izinkan saya menulis sesuatu yang agak berbeda dari biasanya. Bukan soal perjalanan, bukan soal musik, bukan pula soal novel, melainkan tentang pemilu dan gaya komunikasi.Awalnya sederhana s…

AES195 Membahas Sedikit soal Transum Bandung
Tulisan di Ririungan tanggal 3 September 2026Halo teman-teman yang budiman, kali ini saya ingin membagikan sedikit pengalaman menggunakan transportasi umum di Bandung. Dalam rentang tiga hari, saya sudah mencoba dua jenis transportasi umum yang sekarang mulai cukup sering terdengar namanya, yaitu b…

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…


