AES011 Menjalani

Waktu berjalan cepat, sedangkan aku masih terus beradaptasi lagi dengan bertambahnya aktivitas. Meski sebetulnya tak mengurangi juga jatah ‘me-time’ yang sengaja kuaturkan alokasi waktunya di sepanjang tahun ini. Tak heran jika waktu kurasa seolah lebih cepat memuai dan memendek, dan kutahu semua bergantung pada bagaimana aku mengisinya.
Bagiku, memiliki sepenggal kesempatan untuk menyendiri adalah sesuatu yang sangat istimewa. Tak jarang aku mengambilnya di malam hari atau memasuki waktu subuh saat yang lain masih terlelap. Aku yang sangat senang merencanakan ini itu, bisa memakan waktu lama termenung atau sekedar menuliskan apa saja yang menjadi pemikiran saat itu. Lucunya, aku memahami tapi sering kali merasa janggal sendiri dengan apa yang terjadi di keseharianku. Dan inilah yang membuatku sering tidak fokus pada satu peristiwa, sehingga aku merasa waktu menguap begitu saja.
Kalau dibilang manusia tempatnya lupa, menurutku semesta punya cara sendiri untuk mengingatkan kembali. Situasi yang paling sering kualami saat berbincang dengan anakku, banyak yang akhirnya kembali ke diri sendiri dan terasa menggenapi jiwa. Seperti yang baru saja kualami di hari kamis lalu, kutergopoh mencarinya hanya untuk mengabarkan kalau ibunya ini salah melihat jadwal yang berdampak juga pada pengaturan dirinya saat menjalankan PJJ. Kuceritakan semuanya, keteledoran dan ketika aku meminta sarannya yang ia katakan hanya “Ya sudah bu, jalani saja” - titik.
Setelah sekian lama, baru kali ini lagi kurasakan detik terhenti dan kuteringat penggalan-penggalan kalimat tentang kita hidup di hari ini, bukan kemarin atau besok. Jadi, bagiku menjalani saja bukan sebatas kalimat sepele, makna terdalamnya kurasa tentang penerimaan tanpa memaksakan, tanpa mengabaikan. Dan akan kuingat selalu tatap matanya saat mengatakan itu, tak ada keraguan sedikit pun, seolah ia memberiku pesan yang meyakinkan kalau semua akan tetap baik-baik saja seperti yang sering kukatakan padanya. Ya, setidaknya meski harus menggeser semua jadwal yang sudah direncanakan, aku tetap masih punya waktu luang untuk menyendiri. Mari disyukuri, tentu saja terutama untuk hidup yang penuh berkah.
Komentar (2)
Keren...
Makasih kak Andy
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES99 Suaka Paling Nyaman
Empat bulan kurang lima hari sejak anakku boarding, akhirnya aku mulai menemukan pola rutinku sendiri setelah beberapa saat aku seperti orang yang lagi belajar juggling. Apa kata yang tepat ya? Riweuh? Iya, riweuh berujung rudet. Dan baru aku tersadar kalau ternyata selama ini rutinitas yang aku la…

AES98 Melihat Sisi Positif
Tulisan ini berawal dari beberapa hari lalu aku dikirimin sebuah video yang bagiku terasa begitu menyayat hati, tentang seorang ayah yang menyuruh anaknya untuk membuang medali dan menyobek lembar sertifikat lomba yang diraihnya. Menurut sumber yang mengirimkan video, perlakuan itu karena sang anak…

AES97 Gerbang Kisah
Dua pekan yang lalu, sebelum jadwal penjengukan, akhirnya aku dan anakku bisa berbincang lewat gelombang suara. Lucu juga rasanya, padahal kesempatan seperti ini relatif longgar, tapi tetap saja menjadi sebuah momen yang ditunggu-tunggu. Di akhir pembicaraan, anakku bilang, ‘Bu, inget kan tulisan d…
