AtomicEssay

AES#011 Vagus Nerve dan Hubungannya dengan Sistem Saraf Parasimpatis

Murdeanipenulis arsip2

Pernah denger tentang vagus nerve? Vagus nerve adalah salah satu saraf terpenting dalam tubuh yang berperan mengatur berbagai fungsi organ internal. Ia merupakan saraf kranial urutan ke-10 yang berhadapan dengan saraf parasimpatis yang berfungsi dalam mengatur jantung, paru-paru, dan saluran pencernaan. Kata Vagus artinya "mengembara" karena saraf ini panjang dan cakupannya luas sekali, maka disebut saraf pengembara. Vagus nerve ini adalah komponen utama dari sistem saraf parasimpatis.

Bayangkan tubuh kita punya 2 mode besar:

1. Sistem saraf simpatis: Ini kayak pedal gas di tubuh kita; aktif saat kita stres, kejar target, berlari, atau merasa terancam. Bikin jantung berdetak cepat untuk mengalirkan darah dengan cepat pula, napas pendek, dan otot tegang.

2. Sistem saraf parasimpatis: Ini kayak pedal rem di tubuh kita; aktif saat kita istirahat, makan dengan mindful, relaksasi, hening, atau ketika dalam pelukan orang yang kita percaya. Ini menenangkan detak jantung, membantu pencernaan, dan bikin tubuh masuk ke mode healing. Nah, vagus nerve ini ibarat kabel utama dari pedal rem tadi. Saat dia aktif, tubuh langsung dapat sinyal: “Tenang, semua aman, all is well…”.

Jadi kalau vagus nerve adalah jalur utama dari parasimpatis (rem) yang datang dari otak (brainstem), maka simpatis jalan utamanya justru dari tulang belakang, lalu menyebar ke seluruh tubuh: ke jantung, paru-paru, pembuluh darah, otot, dan organ dalam.

Tapi bukan berarti kedua mode ini musuh ya, kita tetap butuh keduanya, namun dalam keseimbangan. Kalau cuma simpatis yang aktif terus (misal kita deadliner begadang terus sepanjang malam, sibuk multitasking, atau terlalu banyak stimulasi), maka tubuh bisa rusak, kayak mobil yang dipaksa ngebut terus. Kita bisa cemas kronis, mengalami gangguan tidur, pencernaan terganggu, juga overthinking.

Kalau parasimpatis (lewat vagus nerve) kurang responsif, jadinya remnya blong. Tubuh jadi ngga bisa keluar dari mode survival (baca: Survival vs Thriving). Hasilnya mirip: gampang meledak atau malah tubuh bisa shutdown. Bisa juga parasimpatis malah terlalu dominan tanpa keseimbangan (padahal nggak diperlukan), tubuh bisa masuk ke mode freeze atau shutdown: mager, kehilangan motivasi, daya hidup terasa tumpul, apatis.

Jadi, ketika sistem saraf kehilangan fleksibilitas alias susah pindah mode sesuai kebutuhan, di situlah kita mulai ngerasa “terjebak” dalam kondisi tertentu. Misal:

- Tubuh udah lelah banget, pengen tidur tapi gak bisa karena pikiran muter terus

- Pikiran udah nyerah tapi tubuh tegang dan gelisah

- Terjebak di freeze, rasanya udah ga pengen ngapa-ngapain, mau gerak tapi kok rasanya berat banget. Bisa jd ada luka atau kelelahan yg belum sempat diproses.

Nah, di sinilah peran penting vagus nerve, yakni sebagai penjaga fleksibilitas sistem saraf. Dia yang bantu tubuh tahu kapan waktunya tegang, dan kapan waktunya pulih. 

Lanjut baca di tulisan berikutnya ya...

----

Post berikutnya: https://ririungan.semipalar.sch.id/murdeani/blog/7683/aes012-vagus-nerve-sebagai-jembatan-biologis-antara-tubuh-dan-keheningan-batin

Post sebelumnya: https://ririungan.semipalar.sch.id/murdeani/blog/7679/aes010-jembatan-kesadaran

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES#047 Ekspektasi atau Kontrol?

Ngobras#5 adalah Ngobras perdana yang membawakan topik khusus terkait parenting dan hidup berkesadaran di setiap sesinya. Di sesi yang diadakan tanggal 5 Februari 2026 ini, topiknya adalah tentang ekspektasi dalam pengasuhan. Topik ini dipilih oleh lebih banyak orangtua di WAG Ngobras (belum gabung…

Murdeani40
AtomicEssay

AES#046 Ngobras Yuk...

Sewaktu kak Andy menginisiasi forum untuk orangtua yang diberi nama Ngobras, aku sangat menyambut baik. Selaras dengan tema besar TP 21 ini yakni spiritualitas, menurutku parenting adalah salah satu praktiknya. Mungkin banyak dari kita yang ketika mendengar kata spiritualitas, yang muncul di kepala…

Murdeani60
AtomicEssay

AES#045 Membumikan Kesadaran

Bagi mereka yang sedang atau telah lama mengenal ranah spiritual, pasti sudah familiar dengan istilah “kesadaran”. Meskipun kadang masih ada saja miskom tentang istilah ini, namun rata2 paham apa yang ditunjuk olehnya. Namun bagi yang masih awam sama sekali, atau tidak tertarik dengan ranah spiritu…

Murdeani30