AES013 14D 13B 61E

Hari ini adalah hari ke 14 sejak posting pertama dituliskan untuk menginisiasi Atomic Essay Smipa. Angka dan huruf yang dituliskan sebagai judul di atas ini menggambarkan statistik dari proses 14 hari ini: 14 Days, 13 Bloggers, 61 Essays...
Menurut saya ini pencapaian luar biasa – setelah bertahun2 mencoba mengajak keluarga besar Semi Palar untuk membangun budaya menulis. Menulis kita pahami punya begitu banyak manfaat bagi penulisnya. Literasi adalah salah satu hal penting yang kita sadari betul di Semi Palar. Tapi kenyataannya, begitu banyak upaya kita cobakan untuk membangun budaya dan kebiasaan menulis di Semi Palar. Kita sempat punya lingkar blogger, saya sempat mengajak kakak2 melakukan freewriting setiap selesai koordinasi mingguan, kita menyiapkan platform menulis bersama di Ririungan, tapi ternyata ikhtiar-ikhtiar tersebut tidak membuahkan hasil.
Atomic Essay, sepertinya membuahkan hasil, ada beberapa indikator yang membuktikan hal itu. Sederhananya, blog-count di Ririungan – setelah satu tahun lebih menunjukkan angka sekitar 100 lebih. Sebagian besar daripadanya masih merupakan tugas menulis yang diberikan kakak-kakak bagi teman-teman di kelas. Jadi intinya, sebagian besar masih berupa penugasan – bukan tulisan dari inisiatif atau gagasan dan pemikiran murni penulisnya. Dalam waktu 14 hari, sudah muncul 61 posting dalam konteks Atomic Essay ini.
Lebih jauh, ada dua konsep penting di Semi Palar yang juga mendasari gerakan ini. Pertama adalah apa yang disampaikan Aki Muhidin, yang kedua adalah gerakan yang kita gaungkan di TP15 : Mulai dari Yang Kecil. Dua hal inilah yang menjadi dasar dari gagasan Atomic Essay. Atomic Essay sendiri muncul dari konsep Atomic Habits yang digagas oleh James Clear. Di tulisan berikutnya saya akan coba jabarkan lebih jauh mengenai dua konsep ini. Tapi di titik ini, saat saya menuliskan esai saya yang ke 13, saya sangat berbahagia mengamati penghitung Atomic Essay di Ririungan setiap hari bertambah sejalan dengan berjalannya hitungan hari. Jadi buat teman2 semua mari bergabung di gerakan ini.
Komentar (1)
Wow...ini tulisan Kak Andy ketika merayakan esai yang ke-61 di AES.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES867 Pecah yang Membawa Bahagia
Sudah dua hari ini saya tersenyum-senyum sendiri, saat membaca esai-esai warga Smipa di Ririungan. Eh maksudnya bukan senyum-senyum ga ada penyebabnya ya. Ada banget. Saya bahagia melihat postingan rekan-rekan yang menuliskan esai pertamanya di ruang penulisan ini. Entah sudah berapa ratus warga Sm…

AES858 AES Rame Lagi Nih!
Catatan kecil menjelang Festival Literasi. Tidak menghitung, tapi terasa bahwa semangat menulis di Ririungan mulai menyala lagi. Beberapa waktu lalu, mungkin sekitar sebulan yang lalu, Ririungan sepi. Seperti ruang di mana tidak banyak yang hadir, tidak banyak yang bicara. Tapi belakangan Ririungan…

AES685 Silaturahmi Timur dan Barat
Disclaimer, tulisan ini memang gamblang mau mengajak kak Nuy dan kak Maul yang kebetulan ikutan ngobrol² santai malam kemarin paska presentasi Sumba di Mata Kami. Kenapa kak Nuy dan kak Maul secara khusus di sebut karena terkait judul di atas ya - karena yang satu tinggal di Baraat dan yang satu di…
