AES014 "Di Balik Tirai : Apa yang Tidak Dilihat Penonton dari drama musikal Jas Merah : Misi ke Madala"

selinepenulis arsip2

Di panggung yang terlihat hanyalah cahaya, senyum, musik yang menggelegar, dan cerita yang mengalir mulus. tapi di balik tirai teater, tersimpan satu perjalanan yang jauh lebih kompleks, penuh liku, dan gk kalah berharga dari pertunjukannya sendiri.

Buat kita, K10 Giri Gora, hampir semua waktu dan energi selama berbulan-bulan ini digunakan ke satu hal yaitu drama musikal Jas Merah: Misi ke Mandala. prosesnya??? jujur aja... chaotic BANGET. kita nggak cuma belajar nyanyi, akting, atau blocking, kita belajar buat ngerti satu sama lain di tengah banyaknya perbedaan. di balik latihan itu, ada yang nangislah, marah-marahan, debat kecil sampai gede, bahkan momen-momen ketika kita ngerasa lelah banget sampe bosen setengah mati.

tapi dari semua itu, justru di situlah letak pembelajarannya menurut aku sih. kalau diingat lagi, ya, rasanya agak menyakitkan ngeliat diri sendiri dan temen-temen juga berada di titik terendah, tapi dari situ kita tumbuh. kita jadi lebih dewasa, bukan cuman dalam konteks drama musikal aja sih, tapi juga sebagai manusia. buat aku pribadi, pengalaman ini adalah sebagian dari pertumbuhan aku di KPB(untuk sekarang). dan meskipun biaya yang dikeluarkan untuk dramus ini gak sedikit, aku bisa bilang pelajaran yang kita dapatkan jauh lebih berharga dari itu semua. Ilmu dan pengalaman ini gak bisa ditukar dengan uang. Hal-hal kayak kerjasama, saling mengerti, kerja keras, bahkan cara kita berkonflik dan menyelesaikannya itu semua priceless.

karena itu, aku ingin berterima kasih, 

terima kasih untuk orang tua murid Giri Gora, orang tua anak-anak semi palar lainnya, atas dukungan luar biasa kalian. serta untuk teman-teman semi palar yang udah mau ikut jadi panitia dan pengurus dramus ini thanks guys.
buat Bu Renny, mentor kami dari awal sampai akhir, terima kasih udah selalu ada, bantuin kita tanpa lelah sejak latihan-latihan di tahun lalu sampe sekarang.
terimakasih juga untuk kakak-kakak semi palar yang hadir nonton, yang udah ikut meramaikan suasana kalian berarti banget untuk kami.
serta kakak-kakak yang udah ngasih masukan dari WIP 1 sampai WIP terakhir kalian juga sangat membantu kita.

and terakhir yang paling penting adalah anak giri gora ara, vania, dea, carlos, sulton, tata, carlos, farzan kalian so sigma bgt. kalian adalah teman-teman yang telah membantu aku dalam segihal apapun mau tentang kedewasaan, masalah etika, temen seperjuangan, dan kita berkerja bareng-bareng bukan sebagai teman sekelas aja tapi sebagai orang-orang yang menemani dan mengisi masa sma pertama aku and thanks all u guys love sekebon. 

Komentar (1)

Andy Sutioso

tapi dari semua itu, justru di situlah letak pembelajarannya menurut aku sih. kalau diingat lagi, ya, rasanya agak menyakitkan ngeliat diri sendiri dan temen-temen juga berada di titik terendah, tapi dari situ kita tumbuh. kita jadi lebih dewasa, bukan cuman dalam konteks drama musikal aja sih, tapi juga sebagai manusia. Terima kasih Dhea. Kalimat ini buat kak Andy dalem banget. Terima kasih sudah berbagai di sini. Semoga jadi pijakan untuk proses petualangan berikutnya di KPB.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 020 Kali dan Pring

Day 11, 15 Mei Hari ke-11 dimulai seperti biasa dengan rutinitas pagi kami. Karena agenda hari ini lumayan minim dan siangnya gabut, kami akhirnya memutuskan untuk jalan kaki tanpa tujuan pasti, alias sekadar eksplorasi lingkungan sekitar. Pada akhirnya langkah kaki membawa kami sampai ke area kali…

seline20

AES 019 Bajingan dan Lotek

Day 9, 13 Mei 2026 Kegiatan hari ini bisa dibilang "santai tapi berisi." Dari pagi sampai siang sebenarnya jadwal kami cukup kosong, karena agenda utamanya baru ada di sore hari, Food Testing bareng Mas Yudi. Buat yang belum tahu, Mas Yudi ini adalah kurator makanan di Pasar Papringan. Tugas beliau…

seline30

AES 018 Bertemu Mba Siska

14 Mei 2026 Hari itu menjadi sebuah perjalanan yang cukup panjang dan penuh kesan. Perjalanan dimulai pukul 09.00 WIB menuju kediaman Mba Siska. Meskipun sempat mabuk darat karena medan jalan yang sangat berkelok-kelok, rasa "mabuk" itu terdistraksi saat melihat keindahan rumahnya Mba Siska, teruta…

seline21