AES015 Terima Kasih, 2021!

Terima kasih...
atas perjalanan selama satu tahun penuh yang begitu berwarna.
.
Terima kasih...
atas segala perasaan sedih, gembira, kecewa, takut, khawatir, bahagia; sebagai penanda bahwa kita masih diberi kehidupan.
.
Terima kasih...
atas pengalaman tak terlupakan, yang menempatkan rasa pasrah di atas segala usaha sebagai manusia yang lemah.
.
Terima kasih...
telah mengajarkan apa yang penting, apa yang tidak terlalu penting, dan apa yang paling penting dalam hidup ini.
.
Terima kasih...
atas kesempatan bertemu dengan orang-orang terkasih, yang mengingatkan bahwa mereka ada untuk kita dan kita ada untuk mereka.
.
Terima kasih...
atas segala pergumulan hati yang mengajak kita merenungkan tujuan hidup dan lebih mengenal diri sendiri.
.
Terima kasih...
telah memberikan banyak waktu secara cuma-cuma yang kadang kurang kita hargai.
.
Terima kasih...
atas cinta tanpa pamrih, senyum yang selalu terkulum, dan tangan yang siap terulur dari semua sahabat.
.
Terima kasih...
telah memberi kesempatan mempelajari hal-hal baru dalam era new normal ini, menjadikan segala hal yang tidak biasa menjadi bagian dari keseharian.
.
Terima kasih...
telah mengawali tahun ini dengan ketidakpastian dan menutupnya dengan harapan yang membuncah.
.
Terima kasih, terima kasih, dan terima kasih...
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES053 Learn, Unlearn, Relearn (3)
Akhir 2024 kemarin aku berkesempatan naik kereta jarak jauh, Bandung - Malang, selama 13 jam. Ini kali pertama setelah lebih dari 20 tahun lalu aku tidak pernah berkendara selama itu menggunakan kereta api. Tentu, banyak sekali perubahan yang kurasakan. Kulihat, KAI banyak berbenah diri. Gerbong ke…
Mega23
AES052 Sebuah Perjumpaan pada Sebuah Musim
Bulan Januari. Hujan masih sering turun, meskipun tidak sekerap bulan November dan Desember kemarin. Buah rambutan mulai sering terlihat tergantung di kios-kios buah di tepi jalan. Aku jadi teringat, di suatu sore kira-kira dua bulan lalu, saat aku sedang mengupas buah mangga, tiba-tiba sebersit ra…
Mega30
AES051 Melipir
Sudah satu minggu aku berhenti menulis. Eh, bukan berhenti, tapi 'terhenti', kata kak Andy. Tidak apa-apa terhenti, tapi jangan berhenti. Terhenti hanya sementara, seperti saat kita mengemudi lalu tiba-tiba lampu lalu lintas berubah merah. Kita terhenti sebentar, lalu melaju lagi menuju tempat tuju…
Mega00