AtomicEssay

AES017 Bersama-sama

Sanyapenulis arsip2

“Sei lihat mata Ibu lebih dekat deh, kalau dari dekat Sei bisa lihat Sei sendiri, Ibu juga lihat Ibu sendiri dari mata Sei”

Kuasa Tuhan ya, aku melihat diriku dimata Sei. Sei adalah aku, cerminanku.

Semakin Sei besar aku melihat ada aku didalam Sei.

Semacam horcrux, jangan-jangan aku Voldemort hahaha

Mendampingi anak-anak seperti membesarkan 3 anak sekaligus. Sei, adiknya dan (sebagian) diriku yang masih anak-anak.

Jemput anak-anak sekolah, rasanya seperti aku ikut sekolah.

Mengerjakan tantangan, aku juga ikut belajar.

Lihat kelakuan mereka aneh-aneh, tidak apa aku juga aneh, aku bukan Nikita Willy. Seperti lagu Frank Sinatra: Oh no, not me, I did it my way.

Banyak hal yang dilalui, melewati milestones mereka aku juga melewati milestones ku.

Main sepeda, kejar-kejaran, main di playground bersama rasanya seru ikutan main, nuansa baru dengan memori lama.

Tiap anak-anak pentas rasanya haru. Apalagi saat Sei naik kelas 2. Sedih sekali seperti aku yang naik kelas, seperti aku yang berjuang naik kelas sampai-sampai nangis berpelukan dengan Kak Dewi dan Kak Mamat waktu itu hahaha

Sudah banyak kisah yang ku lewati dengan mereka.

Bersama-sama tumbuh.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES158 Santai

Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…

Sanya32
AtomicEssay

AES157 Januari

Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…

Sanya21
AtomicEssay

AES156 Hujan

Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…

Sanya20