AtomicEssay

AES019 Recehan

Sanyapenulis arsip2

Belajar dari pak ogah, ogah-ogahan begitu dia semangat mencari recehan. Rupanya aku dan pak ogah memiliki kesamaan. Suka mengumpulkan recehan. Recehan pak ogah literally uang, recehanku berupa pemikiran receh.

Saat menyetir, naik ojek, scrolling, atau sendirian biasanya pikiran receh ini datang. Recehan ini aku tabung dicelengan notes. Recehan yang terbersit tadi kalau waktunya pas akan langsung kutulis esainya, dibayar lunas. Kalau tidak ya disimpan dulu. Di Bank recehku.

Recehan yang mengendap dicelengan ini biasanya akan berkembang menjadi lembaran, karena ide untuk menulisnya bertambah, tapi jadi bertele-tele idenya melebar kemana-mana. Inilah art-nya menulis. Komposisinya abstrak. Kadang santai kadang serius. Kadang ringan kadang berat.

Ah tapi menulis hal receh lebih menarik, ada bunyi cring-cringnya daripada menunggu lembaran walaupun nilainya lebih tapi membosankan.

Recehan ini tabungan baruku, investasi jangka panjang. Dicicil sedikit demi sedikit mungkin hasilnya sekarang belum tampak, nanti 5 atau 10 tahun lagi pasti sudah terasa manfaatnya.

Tidak perlu menunggu sesuatu yang besar untuk memulai, mulai saja dari yang kecil.

Small steps lead to big steps.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES158 Santai

Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…

Sanya32
AtomicEssay

AES157 Januari

Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…

Sanya21
AtomicEssay

AES156 Hujan

Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…

Sanya20