AtomicEssay

AES026 Comfort Food

Sanyapenulis arsip2

Efek cuaca akhir-akhir ini benar-benar ujian untuk daya tahan tubuh. Lengah sedikit akan jatuh sakit. Olahraga sore saja rasanya minta ampun, panas. Baru 30 menit sudah ingin menyerah bukan karena kelelahan tapi karena tidak kuat terlalu lama di luar ruangan head to head dengan matahari. Menuju waktu maghrib hawa panas berganti dengan angin yang cukup kencang. Badan yang berkeringat diterpa kencangnya angin disertai debu. Lalu hujan turun saat perjalanan pulang. Bisa mengeluh apa? Ini semua dosa kita manusia yang tidak menyayangi bumi. Wajar bumi marah. Bumi maafkan kami.

Kalau sedang tidak fit, hampir dipastikan malamnya akan greges apa ya bahasanya mungkin meriang. Besoknya, bolos antar jemput anak-anak. Anak-anak kuserahkan bapaknya, ibu ijin istirahat dulu ya di rumah.

Saat seperti ini biasanya aku akan ke dapur. Masak makanan kesukaanku. My comfort food. Tidur saja tidak cukup, butuh makanan bergizi untuk mempercepat pemulihan tubuh tapi siapa yang doyan makan saat kondisi seperti ini lidah pahit, mual, kepala sakit, badan lemas.

Aku harus masak sendiri sesuai seleraku. Dimasakkan oleh orang lain praktis tapi terasa kurang. Jiwa perfeksionis datang saat pertahanan tubuh lemah. Agak lain memang. Sakit-sakit malah repot. Kebiasaan tersebut sudah dimulai sejak kecil, sejak SD malah. Saat sakit aku akan mencari makanan kesukaanku, tidak sampai hati kalau harus merepotkan mama, jadi aku masak sendiri, seeking my comfort.

Aku suka makanan pedas, (kecuali sakitnya diare) akan kubuat makanan lebih pedas. Pilihannya antara lain tumis kangkung pedas atau telur balado pedas atau daging suwir pedas atau sambal cumi pedas. Yang mudah-mudah saja. Kalau lambungku bisa berteriak pasti aku akan diumpat, dasar gila sudah tahu sakit malah tambah menyakiti diri sendiri hahaha

Saat memasak, sadar atau tidak tubuh kita jadi bergerak, belum lagi hawa panas di dapur membuat badan berkeringat sehingga kita minum lebih banyak air untuk mengganti cairan tubuh. Apalagi masak makanan pedas, saat menumis sudah dipastikan akan bersin dan batuk-batuk tentu akan mengeluarkan kuman yang menempel dilendir saluran napas yang akhirnya keluar. Ini cuma teori ngawurku jangan dianggap serius.

Tapi percaya tidak percaya sakitnya akan cepat pulih. Sebenarnya banyak faktor karena beristirahat, tidak menghadapi stres di jalan saat antar jemput, makan makanan bergizi, dan bahagia.

Sakit kok bahagia?

Iya dilambung ada reseptor bahagia loh, dia aktif saat kita makan enak. Bahagia bisa mempercepat pemulihan sel. Relate

Lalu si cabe yang punya kandungan capsaicin memiliki vitamin c tinggi, yah ini juga berguna untuk mempercepat pemulihan sel. Check

Tapi sepertinya yang berkontribusi banyak untuk pemulihan ini karena doa lambungku. Dia mendoakan aku cepat sembuh karena kalau aku tidak lekas pulih dia yang sakit karena terlalu banyak makan pedas. Hahaha

Terima kasih lambung atas doa dan kerja kerasnya sehingga aku cepat pulih.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES158 Santai

Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…

Sanya32
AtomicEssay

AES157 Januari

Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…

Sanya21
AtomicEssay

AES156 Hujan

Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…

Sanya20