AtomicEssay

AES026: Multitasking

haegenquinstonpenulis arsip2

Dalam keseharian, biasanya ada berbagai hal yang perlu dikerjakan secara sekaligus. Misalnya, ingin menonton TV tetapi masih perlu mencuci piring sendiri. Dalam kondisi tersebut, biasanya dikerjakan secara barengan. Mencuci piring, sambil sesekali menengok ke TV karena penasaran. Dahulu aku sering begitu. Setelah mengerjakannya, tidak terasa bosan karena diselingi dan disampingi dengan sesuatu yang menarik menurut aku. Meskipun begitu, bukan berarti mengganggu dan tidak fokus.

Multitasking sendiri, merupakan pengerjaan 2 hal atau lebih secara bebarengan. Bolak-balik mengerjakannya sampai semuanya selesai. Dalam multitasking, semua hal yang dikerjakan terbagi 2. Fokus yang terdapat di masing-masing hal, semuanya terbagi mau secara rata maupun tidak. Kalau terbagi secara rata, mungkin waktu yang digunakan juga bisa dimanfaatkan dengan optimal. Kalau tidak terbagi secara rata, hal yang menjadi kekhawatiran adalah penyelesaian kegiatan. Dalam satu sisi, terkadang suka terlupakan untuk dikerjakan apabila ada kepentingan lain yang lebih perlu dan lebih terfokuskan, dan pikiran kita hanyut terbawa. 

Kalau ada tantangan/objektif yang perlu dilakukan, pastinya akan menjadi prioritas pertama untuk dilakukan. Meskipun ber-multitasking, tetapi tidak akan dan tidak boleh terlupakan. Bahkan, dengan menundanya pun sangat tidak enak, karena akan mengganggu rutinitas. Kalau tidak difokuskan dalam multitasking, bisa jadi malah prioritas yang ingin kita lakukan, malah menjadi terlupakan dan akhirnya kacau.

Itu sebabnya, multitasking sendiri perlu dijalani dengan baik agar efektif dengan semestinya. Kalau manajemen kita sendiri baik, maka multitaskingnya bisa optimal, dengan cara membuat waktu luang yang ada lebih efektif dan tidak terbuang. Misalnya, sambil menunggu nasi memasak dengan matang, kita bisa memasak sayuran dulu. Dan menunggu sayurannya, sambil bermain game misalnya. Asal tidak bablas, semuanya bisa terjalani dengan baik. Asal mengetahui prioritas dan ini>itu, kita bisa mengatur jadwal sedemikian rupa agar bisa berjalan dengan semestinya, mementingkan hal-hal yang paling penting.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES239: The Scouting of Earth Hour

Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES238: Move On

Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES237: Diriku yang Berbeda

Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…

haegenquinston20