AtomicEssay

AES028 Surat untuk sahabat

maulrestpenulis arsip2

Hari Rabu kemarin saya diundang seorang sahabat mantan rekan kerja ketika mengajar di Lembang. Kabar baik menyertai undangan ini karena undangannya adalah acara aqiqah putri pertamanya. Saya yang tidak sempat membelikan kado akhirnya memutuskan memberikan amplop yang saya isi dengan kertas yang sering diagung-agungkan manusia.

Sesampainya di lokasi saya lupa untuk membawa amplop dari rumah dan akhirnya mencari warung terdekat untuk membeli bungkus dari kertas yang sering diagung-agungkan manusia ini. Setelah membeli dengan harga yang tidak seberapa karena masih dapat kembalian uang logam, saya teringat saya juga lupa untuk membawa batang plastik berisikan tinta untuk menuliskan nama. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli batang plastik berisikan tinta bernama pulpen ini dan masih sama dengan harga yang tidak seberapa karena masih dapat kembalian uang logam.

Berikut isi dari surat yang tata bahasa Inggrisnya tidak begitu akurat karena saya membuat dengan terburu-buru dan tanpa bantuan sahabat saya yang lainnya bernama Grammarly:

Mr. Widi my beloved friend. Your daughter will be one of the best gifts that Allah gives to you. Hopefully, she will always be the one who fills your heart with peace, love, and happiness in your life and the hereafter.  

Maurest,
See you in heaven.

Saya harap kertas yang sering diagung-agungkan oleh manusia di dalam amplop ini bisa sahabatku tidak terlalu agungkan. Karena  yang layak diagungkan itu hanyalah Sang Pemberi Hadiah dalam bentuk putri untuk sahabatku.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 053 Pungli

Judul tulisan ini merupakan kata yang sebetulnya sangat negatif, namun menjadi lumrah di negara kita, khususnya di kalangan yang bekerja di pemerintahan. Bahkan ada sebutan bahwa pungli ini adalah budaya Timur. Saya pun belum menindaklanjuti sebutan ini dengan riset yang lebih dalam. Apakah betul p…

maulrest10