AtomicEssay

AES031 Waktu

yulitjahyadipenulis arsip2

'Tante, waktu pembahasan materi tinggal 3 menit lagi' begitu tulisan di layar chat yang sekilas terbaca sembari mengantarkan mater Sinau sore tadi. Seketika panik, 'Whaaatt?' aku memekik dalam hati, materiku baru separuh jalan dan waktu tinggal 3 menit, oh noooo... Sembari menenangkan diri aku terus membaca satu demi satu kalimat yang terpampang di layar. Sesekali aku kehilangan tulisannya karena terpotong dan aku berusaha mencari salinannya di hape ku sembari terus berbicara. 

Beginilah rasanya gagap teknologi, pikirku. Di awal aku juga ternyata gagal share screen tanpa sadar. Padahal udah sempet uji coba sebelumnya. Maafkanlah emak-emak yang baru pertama kali jadi pemateri online ini.

'Tante, punteeen pisaan waktunya....' sisanya sudah tak kubaca lagi karena kata punteeen pisan itu sudah berarti alarm yang menyala, pertanda aku harus super ngebut diburu waktu.

....Dan akhirnya materi pun selesai tersampaikan seapa adanya yang telah kubuat di awal dan tertulis di layar. Apa yang sempat terpikir untuk dibagikan namun tidak tertulis masih sempat satu dua terucapkan. Semoga saja apa yang kusampaikan itu bisa diterima dan dimengerti dengan baik, harapku dalam hati. 

Aku selalu percaya bahwa tidak ada hal yang kebetulan, ketika permintaan itu datang aku tahu bahwa Tuhan telah menyediakan waktunya sekarang. Aku yang dulu mengumpulkan segala sesuatunya untuk diriku sendiri, kini waktunya tiba untuk berubah. Apa yang masuk dan mengisi memang tak semuanya tinggal dan menetap. Seperti tersaring oleh sesuatu yang terpasang pada diriku sendiri. Maka dari itu aku pun berpesan di akhir acara tadi, jangan langsung percaya dengan apa yang dibagikan hari ini. You have to experience it by yourself. Lakukan pengamatannya sendiri lalu temukanlah sendiri. Outside guru is just awaken the guru inside. Listen to your inner guru, find your own wisdom. 

Tiada yang lebih mengenal diri selain sang diri itu sendiri. Take time to reconnect with yourself so you can be more you and more. 

Ooh.. dan memang benar seperti yang terduga di awal, tantangan yang sesungguhnya adalah bagaimana menjelaskan hal yang begitu bertumpuk dari waktu ke waktu itu untuk diperas intisarinya dalam waktu 1 jam saja. Oh waktu... kau memang begitu cepat berlalu.

Komentar (3)

innocentiaine

Banyak sekali yang dibagikan tadi itu.. mudah2an ada pengulangan bagian demi bagian di lain waktu ☺️ tapi sungguh menarik dan mencerahkan terima kasih Yuli

yulitjahyadi

Sama² terima kasih juga, kak Ine bergabung di grup WA kelas kmrn ga yah? Karena kita lanjut berdiskusi disana, jd kl ada pertanyaan sy jawab di grup jd semua bisa ikut semakin jelas. Yang blm sempat terjelaskan juga sy rinci jadi tulisan disana kak..

innocentiaine

Iyaa Yuli.. kmrn sore langsung bergabung masih mengikuti penjelasan dan pertanyaan lain. nuhun pisan..

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES071 Pecahan Detik

Aku percaya ini bukan ilusiku semata, bahwa pemandu dalam diri itu benar adanya. Suara dari dalam yang terdengar, selalu lebih dulu daripada hasil cerna pikiranku. Meski tak seruoa suara yang kedengaran, tapi bergema di tempat sumber suara dan gaungnya bermula pada pusat dada di mana hati berada. K…

yulitjahyadi20
AtomicEssay

AES190 Sonichi

Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menuliskan pengalaman saya kembali ke sekolah. Saya memilih judul “Sonichi” tentu bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Jepang, sonichi berarti hari pertama. Saya mengenal istilah itu dari dunia JKT48, biasanya dipakai untuk menyebut momen ketika seoran…

carloslos10
AtomicEssay

AES99 Kuberi judul: J E D A

Pada hari-hari yang berjalan bergitu cepat, pernahkah kita berpikir bahwa Tuhan tetap menyediakan jeda-jeda sederhana, yang bahkan sering tak kita sadari. Ketika di jalan, tetiba ketemu lampu merah atau perlintasan kereta pas lagi buru-buru. Pernahkah kita menggunakan momen itu sebagai jeda, sesede…

matheusaribowo20