AES99 Kuberi judul: J E D A

Pada hari-hari yang berjalan bergitu cepat, pernahkah kita berpikir bahwa Tuhan tetap menyediakan jeda-jeda sederhana, yang bahkan sering tak kita sadari. Ketika di jalan, tetiba ketemu lampu merah atau perlintasan kereta pas lagi buru-buru. Pernahkah kita menggunakan momen itu sebagai jeda, sesederhana menarik napas sejenak dan menyadari. Mengapa kita buru-buru, ya? Apa yang memburu?
Sementara tubuh kita pun sudah diseting untuk memiliki banyak jeda. Seperti napas, yang selalu ada jeda di antara terima dan lepasnya. Mata yang sesekali berkedip dalam sibuknya memandang. Maupun siklus hari yang memberi sadar kita tentang waktunya memulai dan menutup laju.
Barangkali, jeda adalah tanda bahwa segala sesuatu memiliki ritme yang perlu dijaga. Apa jeda yang kamu temukan dalam hari-hari sibukmu?
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES51 Haruskah Melambat?
Slow living menjadi salah satu topik paling banyak dibahas di lingkaran pertemanan dunia nyata dan maya saya beberapa tahun ini. Berbagai buku dan media juga serentak membincangkan perihal gaya hidup atau cara hidup slow living. Dalam 3 bulan ke belakang, 2x saya berkunjung ke Baduy Dalam bersama b…

AES190 Sonichi
Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menuliskan pengalaman saya kembali ke sekolah. Saya memilih judul “Sonichi” tentu bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Jepang, sonichi berarti hari pertama. Saya mengenal istilah itu dari dunia JKT48, biasanya dipakai untuk menyebut momen ketika seoran…

AES123 - Menghidupkan Pranoto Mongso
Waktu aku membuat proyekku di semester lalu tentang kalender dan persepsi waktu, aku sedikit-sedikit mendengar tentang Pranoto Mongso, sistem perhitungan kalender tani di Jawa. Bagan yang kutemukan di internet berbentuk layangan jungkir balik dengan bulatan di tengah. Waktu itu, aku tidak mempelaja…

