AES033 - Resep Agar Bisa Terbang

Siapkan 500 gram harapan.
Waktu kecil, aku ingin sekali bisa terbang.
Taburkan secubit impian.
Seringkali, saat malam, aku mimpi tentang terbang. Dalam mimpiku, aku melihat dunia dari atas. Teman-temanku melambai-lambai dari bawah. Aku bisa menyentuh pucuk pohon tertinggi, mengambil layangan yang tersangkut di genteng.
Tambahkan 3 sendok makan dongeng.
Aku membaca tentang Tintin yang naik roket, tentang Smurf yang membuat mesin terbang, tentang sayap rancangan Daedalus, tentang Icarus yang terbakar matahari. Kisah Icarus begitu menangkap perhatianku. Setiap pergi ke perpustakaan atau toko buku, aku akan mencari kisah itu di bagian mitologi (biasanya ada) dan memperhatikan ilustrasi sayapnya. Aku begitu yakin bisa membuatnya sendiri di rumah.
Bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat sayap adalah, tentu saja, bulu burung.
Kalau aku menemukan bulu burung di jalanan, aku selalu memungutnya. Aku menjaganya baik-baik, dan sampai rumah, disimpan. Di rumah, aku punya sebuah kotak bentuk kelinci berwarna hijau muda (dulunya berisi telur cokelat). Di sini, sudah banyak sekali terkumpul bulu burung. Kalau lagi bosan, dan orang tua tidak melihat, diam-diam aku mencabuti bulu kemoceng.
Campurkan semua bahan, kukus, dan tunggu sampai matang.
Suatu hari, kuceritakan rencana agungku kepada Ayah dan Ibu. Kata mereka, bagaimana cara menempelkannya? Kataku, pelan-pelan, mungkin dijahit, mungkin dilem. Kata mereka, memangnya kamu bisa membuatnya dengan rapi? Kataku, nanti kalau sudah besar, pasti bisa. Kata mereka, memangnya sampai besar kamu masih mau membuat sayap? Kataku, pasti! Kata mereka, memangnya bisa benar-benar terbang? Tapi aku tidak tahu.
Keluarkan dari kukusan dan nikmati apapun hasilnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES130 - MPLS 3: Mulai
Pagi-pagi kami Jabawaskita, pertama kali setelah sekian lama. Lalu kami lanjut ke kelas, mendengarkan penjelasan dari Kak Gina tentang sistem KPB: adaptif, otonom, bermanfaat, hal-hal yang sudah sering kami dapatkan di kelas-kelas sebelumnya. Ada juga daftar kualitas-kualitas yang ditargetkan untuk…

AES129 - MPLS Day 2: Konstan
Pagi ini kami berkumpul di basecamp. Banyak sekali yang telat datang. Tapi, ketika semua terkumpul, ruangan kelas terasa lebih penuh dibanding tahun lalu. Kami dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing dengan satu anak K10, untuk mendiskusikan makna KPB bagi kami. Kami diberi waktu 45 menit, tapi…

AES128 - MPLS 1: Mengapresiasi KPB
Aku sampai di Smipa pagi-pagi sebelum jam tujuh, berhalo-halo dengan beberapa orangtua dan anak kelas enam. Belum ada teman sekelasku yang datang. Aku menunggu dan mereka mulai muncul satu persatu. Hari pertama sekolah dibuka dengan upacara. Selepasnya, kami pergi ke kelas untuk mendengarkan penjel…
