AtomicEssay

AES035 - mengubah lingkungan terdekat

Ara Djatipenulis arsip2

Sejak awal KPB, bahkan sebelum, Kak Leo bolak-balik berkata kita perlu "belajar etika yang baik" dan "rendah hati" agar bisa bekerja dengan baik saat "di komunitas". Kalau ditanya komunitas apa, tidak pernah dijawab. Tapi hari ini akhirnya kami diberi tugas untuk mencari tahu tentang dua komunitas yang berpotensi kami ajak kerjasama.

Wadah Pikir Rasa adalah inisiatif buatan Kak Maul, Kak Jere, Kak Melissa, dan Sultan Akmal Hibrizi. Mereka menggunakan metode sandbox untuk mendidik anak-anak, dengan pembelajaran yang dicampurkan dengan permainan. Mereka pernah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Bandung. Dulu waktu zaman covid Kak Jere pernah mengajarkan kami matematika, tapi dengan metode yang bikin bingung, jadi aku kurang kebayang seperti apa metode sandbox yang bisa terstruktur tapi juga seperti permainan.

Sebuah inisiatif lain yang menarik adalah Braga Heritage Bandung, didirkan oleh Farida. Farida tumbuh dan besar di Braga, dan menyadari betapa indah baik daerah jalan besarnya maupun perkampungan di sekitarnya. Braga Heritage Bandung membantu mendidik masyarakat dan membuat lebih banyak oportunitas pariwisata, misalnya dengan membuat perpustakaan.

Sekolah Damai Indonesia adalah yang paling mengena bagiku, karena membahas tentang toleransi beragama. Salah satu artikel di blognya bahkan membahas tentang pernikahan antar-agama, topik yang sensitif tapi penting dibahas di Indonesia.

Komunitas-komunitas ini sebenarnya kecil-kecil, tapi tetap bisa membuat perubahan dalam hidup orang-orang yang tersentuh olehnya. Hebat melihat mereka bisa melihat masalah di lingkungan terdekat, dan bergerak untuk mengubahnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES130 - MPLS 3: Mulai

Pagi-pagi kami Jabawaskita, pertama kali setelah sekian lama. Lalu kami lanjut ke kelas, mendengarkan penjelasan dari Kak Gina tentang sistem KPB: adaptif, otonom, bermanfaat, hal-hal yang sudah sering kami dapatkan di kelas-kelas sebelumnya. Ada juga daftar kualitas-kualitas yang ditargetkan untuk…

Ara Djati10
AtomicEssay

AES129 - MPLS Day 2: Konstan

Pagi ini kami berkumpul di basecamp. Banyak sekali yang telat datang. Tapi, ketika semua terkumpul, ruangan kelas terasa lebih penuh dibanding tahun lalu. Kami dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing dengan satu anak K10, untuk mendiskusikan makna KPB bagi kami. Kami diberi waktu 45 menit, tapi…

Ara Djati00
AtomicEssay

AES128 - MPLS 1: Mengapresiasi KPB

Aku sampai di Smipa pagi-pagi sebelum jam tujuh, berhalo-halo dengan beberapa orangtua dan anak kelas enam. Belum ada teman sekelasku yang datang. Aku menunggu dan mereka mulai muncul satu persatu. Hari pertama sekolah dibuka dengan upacara. Selepasnya, kami pergi ke kelas untuk mendengarkan penjel…

Ara Djati10