AtomicEssay

AES036 DOBEDOBEDO (DOing and BEing)

Andy Sutiosopenulis arsip2

Kali ini saya mau menulis tentang topik di atas ini. DoBeDoBeDo… Saya mendengar ini dari salah satu ahli fisika kuantum, Dr. Amit Goswami yang fotonya ada di atas ini. Dr. Amit juga tampil sebagai salah satu pakar yang mengisi filem tentang Fisika Kuantum yang judulnya What The Bleep Do We Know. Saya sempat bercerita tentang filem ini juga di salah satu tulisan saya

Do Be Do Be Do pada dasarnya adalah bagaimana manusia menjaga keseimbangan hidupnya antara dimensi dalam dan dimensi luar. Antara Doing dan Being. Being adalah non Doing. Masalahnya manusia sekarang sangat terpaku pada doing, doing dan doing. Business (kesibukan) jadi penanda bahwa hidupnya sukses. Bagaimana tidak, orang sepertinya harus sibuk karena waktu adalah uang. Time is Money. Jargon ini begitu membekas di benak kita. Segala sesuatu harus efektif dan efisien. Hal-hal itu adalah jargon-jargon ekonomi. Tapi hidup kita bukanlah melulu tentang ekonomi. Hidup kita adalah mengenai badan, pikiran, emosi dan enerji kita. Ada dimensi kesadaran di dalamnya. Ekonomi, kerja, profesi, prestasi, sukses dan lain sebagainya adalah dimensi luar – pengalaman hidup kita. Bagaimanapun manusia mestinya mewujudkan eksistensinya sebagai Human Being, bukan Human Doing.

Dr. Amit Goswami menemukan hal itu setelah kehidupannya kacau, karirnya mentok, dia tidak bahagia, keluarganya berantakan dan lain sebagainya. Di filem di bawah dalam wawancaranya dengan Iain McNay, Amit bercerita bagaimana dia menemukan keseimbangan hidupnya melalui praktik DoBeDoBeDo tadi.

Being – sejauh saya pahami hanya bisa diwujudkan melalui keheningan dan praktik-praktik meditasi. Karena dalam keadaan meditatif itulah kita bisa mengakses dimensi dalam hidup kita. Tulisan ini melengkapi posting saya mengenai Hening itu Penting, juga sedikit menjelaskan tentang rutin saya setiap pagi dalam tulisan yang berjudul My Morning Sadhana.

Bagi saya ini adalah kepingan penting dalam proses pencarian panjang untuk menggenapi pemahaman tentang pendidikan holistik, lebih jauh lagi kehidupan yang holistik. Saya temukan dalam situasi pandemi COVID19. Situasi yang memaksa kita untuk berhenti, berjeda dan masuk dalam ritme kehidupan yang lebih lambat dari sebelumnya. Saya kira bukan sekedar kebetulan bahwa saya menjumpai hal-hal seperti ini. Saya beruntung juga bisa menuliskan ini di sini. Mudah2an lambat-laun bisa menjadi pemahaman kita bersama di Semi Palar. Salam…

[jrEmbed module="jrYouTube" id="15"]

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES483 Agama Terbaik

Sejauh saya ikuti, topik agama adalah salah satu yang paling langka di Ririungan ini. Jadi saya memberanikan diri menulis tentang ini lagi - kebetulan dapat bahan yang menarik untuk dibagikan ke sini. Saya ingin mencatatkan apa yang saya temukan di salah satu grup WA yang saya ikuti. Pagi ini saya…

Andy Sutioso30
AtomicEssay

AES836 Titipan dari Herry (alm)

Sejak minggu malam, banyak dari kita teralihkan perhatiannya ke dalam peristiwa kepergian sahabat kita Herry, suami dari Ria, ayah dari Evan dan Davin yang sekian belas tahun jadi bagian dari keluarga besar Semi Palar dan berbagai dinamika interaksi di dalamnya. @joefelus, saya juga sempat menulisk…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES791 Bendera, Upacara dan Spirit Ke-Indonesia-an

Setiap tanggal 17 Rumah Belajar Semi Palar menyelenggarakan Upacara Bendera. Ritual penghormatan Sang Merah Putih dan pengkhidmatan terhadap kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan yang udaranya bisa kita hirup dalam-dalam setiap harinya saat ini. Pagi harinya, saya menerima sebuah video pendek dari mas…

Andy Sutioso00