AES791 Bendera, Upacara dan Spirit Ke-Indonesia-an

Setiap tanggal 17 Rumah Belajar Semi Palar menyelenggarakan Upacara Bendera. Ritual penghormatan Sang Merah Putih dan pengkhidmatan terhadap kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan yang udaranya bisa kita hirup dalam-dalam setiap harinya saat ini. Pagi harinya, saya menerima sebuah video pendek dari mas @ipong-witono yang mengisahkan tentang Rumah Nusantara, tentang ke-Indonesia-an juga tentang Merah Putih dan mas Imam Suryantoko. Dipanggil di Semi Palar sebagai kak Imam, rekan-rekan komunitas Nusantara mengenal mas Imam sebagai sang Kelebet, Pengibar Bendera.
17 April, hari ini kebetulan juga bertepatan dengan ulang tahun kak Imam, hari spesial kak Imam. Sore harinya, kami berkumpul di bengkel untuk menonton video pendek tadi. Video yang saya simpan di bawah ini sebagai catatan pendek bagi kita semua di Semi Palar.

Di berbagai kesempatan, saya kerap menyebutkan tentang Rumah Nusantara, yang menjadi bagian dari proses sejarah kelahiran Semi Palar. Tempat di mana eksistensi Semi Palar mulai dimunculkan dan ini jadi pijakan penting di dua puluh tahun silam. Bukan hanya proses sejarah, tapi Rumah Nusantara membawakan banyak penghayatan - salah satunya tentang ke-Nusantara-an dan ke-Indonesia-an. Berbagai spirit dan esensi yang dicoba diterjemahkan kembali di berbagai ruang pembelajaran di Rumah Belajar Semi Palar.
Dalam kesempatan sore itu, saya juga sempat bercerita tentang peristiwa terakhir yang saya alami di Rumah Nusantara - pertunjukkan musik Sawung Jabo. Saat berpamitan, saya ingat betul pesan kang Aat. "Yang penting spirit Rumah Nusantara tetap terjaga". Kang Aat kemudian melanjutkan "Mudah-mudahan berlanjut di tempat anda". Hari ini kita di sini, di Rumah Belajar Semi Palar, mencoba merenungkan kembali spirit ke-Indonesia-an, Bendera Merah Putih, dan kak Imam Suryantoko sang pengibar bendera yang memulai kiprahnya di Rumah Nusantara. Salam hormat untuk semua.
sumber gambar : https://www.suaradamai.com/pemkot-tual-siap-sukseskan-gerakan-pembagian-10-juta-bendera-merah-putih/
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES312 Sang Pengibar Bendera
Ada satu sosok unik di Semi Palar yang mungkin sulit ditemukan di sekolah atau di tempat-tempat lain. Di Semi Palar ada Sang Pengibar Bendera - Imam Suryantoko. Di Semi Palar dipanggil kak Imam. Saya berkenalan dengan kak Imam di Rumah Nusantara di sekitar tahun 1998. Di tahun-tahun itu saya sedang…

AES840 Garuda Gagah di Sore Cerah
Memasuki bulan September, dulu kita ingat bahwa salah satu hari di bulan September dijadikan Hari Kesaktian Pancasila. Kebenarannya sejarahnya memang bisa dipertanyakan, tapi kesadaran bahwa Pancasila adalah Sakti dan jadi pelindung bangsa dan negara Indonesia. Hal yang perlu terus kita yakini bers…

AES378 Perginya Guru Bangsa
Kemarin masuk pesan di hape saya yang entah kenapa isi beritanya segera menusuk ke perasaan saya. Sedih... Beritanya adalah kepergian Buya Safii Maarif. Salah satu sosok yang saya anggap guru. Saya juga memandang beliau sebagai guru bangsa. Kemarin beliau pergi dan entah kenapa rasa duka segera men…
