AES038 Journey

Hhmm... kedua jempol ini mengetik beberapa kata lalu menghapusnya lagi. Mengetik lagi dan menghapusnya lagi...
Rasanya aku masih tersangkut oleh tulisan Mooji pagi ini, begini tulisnya,
When man pursues experience, he becomes the body. When man pursues knowledge, he becomes the mind. When man pursues God, he becomes the heart. When man pursues Truth, he becomes nothing.
Kalimat demi kalimat itu terasa seolah menggambarkan diri manusia yang berlapis-lapis, dari ke-ada-an hingga ke-tiada-an. Atau sekilas juga bagai gambaran proses kehidupan manusia, yang berasal dari ke-tiada-an menuju ke-ada-an lalu kembali ke ke-tiada-an.
Lantas apa yang kudengar hari ini lewat tutur kata seseorang pun seperti nyambung dengan kalimat Mooji tadi. 'Saat ini aku merasa telah selesai dengan diriku'. Ia pun menambahkan, bahwa jika kehidupan digambarkan seperti sebuah gunung, maka dirinya pada saat ini sedang dalam perjalanannya untuk turun gunung. Ia menyadari bahwa saat ini adalah perjalanannya melepas, sudah lewat masanya mencari, meraih dan mengumpulkan, dan kini ia merasa lebih menemukan dengan memberi dan menyerahkan dirinya bagi orang lain.
..becomes nothing...
Lalu apakah Truth yang dimaksud di dalam kalimat tadi? pikirku kemudian seusai menulis 'becomes nothing' itu.
Kemudian kata-kata ini muncul di dalam kepala seperti ada yang membisikkannya, 'You are not the body, you are not the mind...' Aah.. seperti mendapat ide, kuketikkan kalimat itu di mesin pencari dan inilah yang kutemukan :
You are not your body, you are not your brain, not even your mind. You are Spirit. All you have to do is reawaken to the memory, to remember.
Dan sepotong kalimat pun kembali terbisikkan, 'Ingat pulang...' katanya.
Seperti menyelaras, kutipan tenar ini pun seolah menjawab pertanyaan 'truth' tadi,
We are not human beings on a spiritual journey. We are spiritual beings on a human journey.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES107 Konstelasi Bintang
Kemarin adalah kelas ketiga dan yang terakhir dari rangkaian kelas daring tentang Human Design. Semalam, sama seperti dua minggu sebelumnya, aku kembali terbangun tengah malam karena pikiranku yang begitu aktif. Selama tertidur, rupanya pikiranku membawa informasi barunya dan diolah di alam bawah s…

AES106 Berkenalan dengan Human Design
"Ga semua orang bisa jadi inisiator, kecuali dia Manifestor" ujar temanku yang sedang serius mendalami Human Design. "Jadi kita ga bisa paksa anak kita untuk bisa punya inisiatif. Ada yang memang butuh diajak kalau tipenya Projector, bahkan kalau dia Reflector, setelah diajak pun dia perlu waktu 28…

AES105 Ambyar
Ambyar, kurang lebih seperti itu gambaran perasaan seseorang saat ekspektasinya berbenturan dengan realita lalu runtuh berserakan. Kemegahan yang terbangun tanpa sadar ketika membayangkan satu situasi dari luar, sirna seketika... seperti menguapnya mimpi begitu mata mulai terbuka. Frustasi, begitu…
