AtomicEssay

AES044 - Cicak Pencuri Brokoli!

Ara Djatipenulis arsip2

Kalau malam-malam tidak bisa tidur, aku sering mendengar suara kresek-kresek dari dekat meja belajarku. Aku selalu ketakutan, tapi beberapa detik kemudian, aku ingat bahwa aku memang punya teman di kamar: seekor cicak.

Jarang dia menampakkan diri. Biasanya, kalau aku sedang bekerja di meja belajarku malam-malam, aku bisa melihat kepalanya menyembul dari pinggir meja. Dia menatapku dengan awas dengan matanya yang hitam menyala. Kalau aku senyum, dia kabur ketakutan, mungkin karena sudah terprogram dalam otak cicaknya untuk menyelamatkan diri kalau ada predator yang menunjukkan gigi. Aku ingin mengajaknya berteman, lucu membayangkan punya peliharaan cicak, bisa dielus-elus dan diajak main. Dia bisa duduk di tanganku sambil aku membaca atau mengetik, dia bisa bertengger di pinggir gitar saat aku bermain. Dan dia memang sering jalan-jalan di atas komputer, atau bersembunyi di balik gitar. Tapi dia selalu kabur begitu melihatku.

Nenekku selalu bilang, tiap kali ada yang menaruh makanan di atas meja, masukkan ke kantong plastik! Ikat rapat-rapat! Dan, dengan semangat: nanti dimakan CICAK! Tak ada yang sungguhan percaya. Selama ini aku tak pernah berpikir bahwa cicak akan mencuri makanan orang. Mereka makan serangga, dan mereka takkan mampu menyeret makanan yang begitu berat dan besar. Ternyata aku salah!

Malam kemarin, ketika aku masuk ke dalam kamar, si cicak sedang menyeret sebuah brokoli dari piring. Dia memegangnya dari tangkainya, dengan mulutnya yang mungil, matanya yang membelalak. Aku memelototinya. Dia memelototiku. Kami diam saling pelotot, tak percaya. Karena tidak akan ada yang percaya kalau aku ceritakan, aku mengambil HP untuk memotret, tapi dia keburu kabur.

Aku kasihan padanya. Dia sudah susah-susah menyeret brokoli berat (atau mungkin tidak, mungkin dia cicak sixpack yang punya gym di balik mejaku) tapi tidak jadi memakannya. Aku juga tidak bisa meninggalkan brokoli itu untuknya karena akan didatangi semut. Akhirnya terpaksa kuberikan pada anjingku. Padahal mungkin si cicak sudah bertekad menjadi vegan agar lebih sehat dan bersixpack. Semoga suatu hari nanti aku benar-benar bisa berteman dengan si cicak. Aku sungguhan menyayanginya. Sedih kalau dia selalu merasa terancam.

pencuri brokoli beraksi!

Komentar (1)

leoamurist

oh ini jadi bikin inget kaos kaki @jovanna yang ada tekstur timbul ciri khas cicak

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES130 - MPLS 3: Mulai

Pagi-pagi kami Jabawaskita, pertama kali setelah sekian lama. Lalu kami lanjut ke kelas, mendengarkan penjelasan dari Kak Gina tentang sistem KPB: adaptif, otonom, bermanfaat, hal-hal yang sudah sering kami dapatkan di kelas-kelas sebelumnya. Ada juga daftar kualitas-kualitas yang ditargetkan untuk…

Ara Djati10
AtomicEssay

AES129 - MPLS Day 2: Konstan

Pagi ini kami berkumpul di basecamp. Banyak sekali yang telat datang. Tapi, ketika semua terkumpul, ruangan kelas terasa lebih penuh dibanding tahun lalu. Kami dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing dengan satu anak K10, untuk mendiskusikan makna KPB bagi kami. Kami diberi waktu 45 menit, tapi…

Ara Djati00
AtomicEssay

AES128 - MPLS 1: Mengapresiasi KPB

Aku sampai di Smipa pagi-pagi sebelum jam tujuh, berhalo-halo dengan beberapa orangtua dan anak kelas enam. Belum ada teman sekelasku yang datang. Aku menunggu dan mereka mulai muncul satu persatu. Hari pertama sekolah dibuka dengan upacara. Selepasnya, kami pergi ke kelas untuk mendengarkan penjel…

Ara Djati10