AtomicEssay

AES045 Jeda

Megapenulis arsip2

Foto di atas kuambil dalam perjalanan pulang dari tempat les si bungsu menuju rumah, sore tadi. Kami menumpang taksi online, dan kebetulan aku duduk di sisi kiri. Lalu lintas sore itu sangat amat macet sekali. Saking macetnya, beberapa kali taksi yang kami tumpangi berhenti sama sekali. 

Dan saat berhenti di depan sebuah SD Negeri di tepi ruas jalan tol, pandanganku tertumbuk pada sebatang pohon yang sangat unik dan estetik –menurutku. Entah pohon apa itu, yang jelas tidak ada daun yang menempel pada ranting-rantingnya. Ya, pohon itu meranggas! Cantik sekali, dengan latar belakang langit menjelang senja. Kubuka jendela, dan cepat-cepat kupotret sebelum mobil kembali berjalan. 

Baru kusadari, momen itu adalah sesuatu yang istimewa, karena bisa kuabadikan saat aku sedang berjeda. Jeda dari mengemudikan kendaraan dan 'menikmati' kemacetan yang biasanya membuatku kesal. Jeda dari memikirkan hal-hal yang tidak perlu, karena saat itu aku hanya 'menerima' apa yang kulihat dan kudengar. Tanganku tidak sibuk memegang dan mengarahkan setir, kakiku tidak bekerja menginjak-lepaskan pedal gas dan rem. Pikiranku tidak sedang berkonsentrasi memerhatikan jalanan. Mulutku pun tidak sedang mengobrol dengan si bungsu karena kami sudah membicarakan banyak hal sampai kehabisan topik, hehe... 

Ternyata, saat berjeda membuatku lebih aware terhadap sekeliling, melihat keindahan yang sebelumnya tak terlihat. Padahal, pohon itu berada di tepi jalan pulang yang hampir tiap hari kulewati. Aku tahu ada pohon yang tumbuh di situ, tapi aku tak pernah memerhatikan bentuknya –bahkan di saat macet–, karena pikiran dan tubuhku sedang sibuk. 

Aku merasakan blessing in disguise hari ini. Di saat mobil masuk bengkel, di saat harus menunggu taksi online yang lama baru datang karena memilih harga hemat, di saat mengalami kemacetan parah; justru aku menemukan keindahan yang tak tampak di saat semuanya 'on track'. Semesta memang piawai  menyadarkan kita dengan caranya yang tak terduga.

Komentar (1)

Andy Sutioso

Keren!

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES053 Learn, Unlearn, Relearn (3)

Akhir 2024 kemarin aku berkesempatan naik kereta jarak jauh, Bandung - Malang, selama 13 jam. Ini kali pertama setelah lebih dari 20 tahun lalu aku tidak pernah berkendara selama itu menggunakan kereta api. Tentu, banyak sekali perubahan yang kurasakan. Kulihat, KAI banyak berbenah diri. Gerbong ke…

Mega23
AtomicEssay

AES052 Sebuah Perjumpaan pada Sebuah Musim

Bulan Januari. Hujan masih sering turun, meskipun tidak sekerap bulan November dan Desember kemarin. Buah rambutan mulai sering terlihat tergantung di kios-kios buah di tepi jalan. Aku jadi teringat, di suatu sore kira-kira dua bulan lalu, saat aku sedang mengupas buah mangga, tiba-tiba sebersit ra…

Mega30
AtomicEssay

AES051 Melipir

Sudah satu minggu aku berhenti menulis. Eh, bukan berhenti, tapi 'terhenti', kata kak Andy. Tidak apa-apa terhenti, tapi jangan berhenti. Terhenti hanya sementara, seperti saat kita mengemudi lalu tiba-tiba lampu lalu lintas berubah merah. Kita terhenti sebentar, lalu melaju lagi menuju tempat tuju…

Mega00