AES045 Sabar

Hari ini perjalanan saya menuju Gedebage menjadi pelajaran berharga tentang arti kesabaran. Rencana awalnya sederhana, saya berangkat dengan kereta untuk mencari beberapa busana guna keperluan proyek drama kami. Namun hidup seperti biasa tak selalu berjalan sesuai rencana. Saya terlambat di Stasiun Cimindi dan itu memaksa saya untuk bersabar menunggu kereta selanjutnya, meski waktu terus berjalan.
Setibanya di Gedebage, saya bergabung dengan teman-teman yang sudah terlebih dahulu, dan kami berhasil mendapatkan setidaknya satu busana yang diperlukan. Setelah itu saya berjalan ke mal Summarecon Bandung, melewati keramaian kota yang begitu sibuk.
Dalam perjalanan ini ada dorongan rasa ingin cepat sampai namun langkah demi langkah terus dilalui. Saya sadar bahwa kesabaran bukan hanya soal menunggu, tetapi bagaimana kita menerima dan menjalani proses yang ada dan tantangan selanjutnya adalah perjalanan pulang.
Kereta yang saya naiki ternyata padat, lebih padat dari yang saya bayangkan. Meski kondisi seperti ini kadang membuat frustasi, saya memilih untuk tidak terburu-buru marah atau kesal. Di tengah sesak dan keramaian, saya belajar untuk tetap tenang. Tiba Stasiun Bandung, saya harus menunggu hampir 30 menit untuk berangkat lagi. Di sinilah kesabaran saya diuji lagi, tidak hanya menunggu tetapi menunggu dalam ketenangan.
Kesabaran bukan hanya soal menunggu dalam diam, tetapi tentang bagaimana kita mengendalikan diri di tengah situasi yang tidak sesuai dengan harapan. Saya pulang dengan pemahaman baru bahwa kesabaran seringkali tidak nyaman, tetapi itu adalah kekuatan yang membantu kita menghadapi tantangan sehari-hari tanpa kehilangan kendali atau semangat. Dari perjalanan ini, saya menyadari bahwa kesabaran adalah elemen penting dalam setiap proses kehidupan baik besar maupun kecil.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES197 Pemilu dan Gaya Komunikasi
Halo teman-teman yang budiman,lama rasanya saya tidak bercakap-cakap di sini. Maka pada kesempatan kali ini, izinkan saya menulis sesuatu yang agak berbeda dari biasanya. Bukan soal perjalanan, bukan soal musik, bukan pula soal novel, melainkan tentang pemilu dan gaya komunikasi.Awalnya sederhana s…

AES195 Membahas Sedikit soal Transum Bandung
Tulisan di Ririungan tanggal 3 September 2026Halo teman-teman yang budiman, kali ini saya ingin membagikan sedikit pengalaman menggunakan transportasi umum di Bandung. Dalam rentang tiga hari, saya sudah mencoba dua jenis transportasi umum yang sekarang mulai cukup sering terdengar namanya, yaitu b…

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

