AtomicEssay

AES046 Kangkung

Sanyapenulis arsip2

Kangkung

Tulisan ini aku dedikasikan untuk kangkung, sayuran favoritku. Meskipun di negara lain kangkung dilarang karena sejenis gulma, untungnya tidak di Indonesia. Kangkung menjadi sayuran populer yang hadir mulai dari warung sampai rumah makan. Dari harga murah sampai mahal, dari masakan cina sampai masakan khas daerah kangkung begitu digemari.

Aku pribadi lebih menyukai kangkung tanah daripada kangkung hidroponik. Kangkung hidroponik memiliki batang yang tipis, mudah sekali overcooked. Berbeda dengan kangkung tanah yang batangnya relatif lebih tebal. Pilihanku kangkung tanah yang punya batang tidak terlalu besar ukuran sedang, jika dimasak dengan tepat batangnya masih crunchy wah enak sekali pokoknya.

Aneka ragam resep kangkung mulai dari cah kangkung, kangkung belacan, plecing kangkung, lomie kangkung dan masih banyak lagi. Menulisnya saja membuatku ngiler, sambil membayangkan enaknya dimakan dengan nasi panas. Hah bikin lapar!

By the way, disini aku mau membagikan resep tumis kangkung favoritku. Aku suka makanan enak, tapi bukan berarti aku jago masak, tidak ya hahaha. Makanan mood booster kesukaanku. Disclaimer ini enak menurutku, belum tentu enak dimakan orang lain karena beda tangan beda rasa.

Tumis kangkung versiku

Bahan:

  • Kangkung 1 ikat, potong tengah batangnya atau menurut kepercayaan masing-masing
  • Bawang bombay ½ dan bawang merah 5 diiris tipis, bawang putih 2 cincang halus
  • Cabe rawit merah 10 atau disesuaikan dengan tingkat kepedasan masing-masing
  • Tomat merah 1 buah potong sesuai kebiasaan masing-masing
  • Terasi matang 1 ruas jari
  • Kecap ikan 1-2 sdm
  • Saus tiram 1-2 sdm
  • Minyak goreng untuk menumis sedikit saja

Cara masak:

  • Panaskan wajan dengan api besar sampai panas, kemudian lanjutkan dengan api sedang
  • Tuang minyak dan tumis terasi sampai hancur menyatu dengan minyak
  • Tumis keluarga bawang sampai setengah matang
  • Masukan cabe, masak sampai bersin dan batuk-batuk hahaha (menyesatkan)
  • Masukan tomat, aduk sampai tomat setengah matang
  • Masukan kecap ikan dan saus tiram, aduk lagi
  • Masukan batang kangkung, tumis sampai berubah warna hijau terang
  • Masukan daun kangkung, tumis sampai layu
  • Segera pindahkan ke piring agar tidak overcooked

Taraaa tumis kangkung pereda lapar siap dimakan bersama nasi panas! Aku beri sedikit kuncian agar feelnya dapat, seperti saat aku yang sedang menikmati,

Kangkung dimasak dalam keadaan kering, tidak basah seperti habis dibilas. Kangkung basah akan berair, mengurangi rasa umami bumbu dan rasa manis dari keluarga bawang. Walaupun kangkung bahan yang murah, pakai terasi jempolan dan saus tiram berkualitas akan meningkatkan rasanya. Jangan pelit! Menurutku yang membuat ini berbeda dengan versi lainnya ada di kecap ikan sebagai pengganti garam. 

Bahan pelengkap seperti bawang dan tomat seperti terlalu banyak untuk seporsi kangkung tapi percayalah, itu enak sekali dimakan berbarengan dengan kangkung. Jangan disisakan ya sayang sekali. Tumisan ini ditambah irisan daging, telur puyuh juga enak. Ayam goreng apalagi. Namun kangkung solo karier seperti itu juga tak kalah nikmat. Cocok jadi makanan akhir bulan, murah dan enak!

Menulis makanan enak membuatku sulit berhenti menulis dan membayangkan, cerita ini terlalu panjang untuk sebuah resep sederhana, tapi tidak apa sesuatu yang sederhana seperti kangkung bisa jadi istimewa bagi orang yang tepat. Semoga terhibur. Selamat mencoba hahaha

 

Komentar (2)

joefelus

Kangkung enak dimasak apapun hahaha.. Saya dulu harus nyupir ke luar kota 1 sampai 1.5 jam sekali jalan, jadi 3 jam pulang pergi hanya untuk beli kangkung sebab hanya dijual di toko Asia. Sekarang bahagia karena kapan saja saya bisa, cuma butuh 2 menit ke warung belakang rumah :)

Sanya

Itu ya kelebihan tinggal di sini pak, makanannya beragam mau makan apa aja gampang. Kalau malas tinggal klik klik siap diantar ke rumah

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES158 Santai

Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…

Sanya32
AtomicEssay

AES157 Januari

Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…

Sanya21
AtomicEssay

AES156 Hujan

Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…

Sanya20