AES050 - AES050!

Sejak esaiku yang ke-42, aku mencoba menantang diriku sendiri untuk menulis esai tiap hari, setidaknya sampai esai ke-50. Hari ini, milestone itu tercapai!
Dulunya waktu awal-awal menulis AES, aku kurang menangkap intinya. Aku jarang menulis karena aku ingin esaiku selalu dalam kualitas yang maksimal. Kini, aku mencoba untuk tidak terlalu perfeksionis. Aku melihat AES lebih sebagai latihan menulis, dan wujud konsistensi. Dan memang, dalam sekian hari ini, aku melihat banyak perkembangan dalam kemampuanku menulis cepat/spontan tanpa harus terlalu banyak berencana.
Aku juga bisa lebih cepat menyederhanakan sebuah konsep dalam pikiranku, ke dalam bentuk tulisan. Ketika sedang menulis esai, biasanya sudah malam dan aku ingin cepat tidur, jadi aku mencari cara untuk menuliskan semua yang ada di pikiranku dengan ringkas. Dulunya, aku cenderung bertele-tele. Sekarang, aku bisa lebih cepat menangkap poin-poin utama dan langsung menulis bentuknya.
Aku juga tak perlu terlalu memikirkan keindahan tulisan. Ada saatnya aku hanya ingin bercerita santai, atau aku sedang menulis sesuatu yang lebih mementingkan idenya dibanding cara penulisannya. Biasanya, yang membuat proses menulisku lama adalah karena aku menganggapnya sebagai tempat untuk berkarya dan berekspresi dengan lebih indah. Memang ada benarnya. Tapi aku juga perlu latihan menulis “biasa saja”, menulis untuk kecepatan, menulis untuk mengutarakan.
Sekarang aku bisa lebih mengapresiasi kegunaan AES. Jadi aku akan mencoba meneruskan kebiasaan ini (karena dengan mendorong diriku untuk tetap konsisten, aku juga menemukan bahwa sebenarnya aku mampu mempertahankan sesuatu kalau aku mau). Mungkin aku tidak akan menulis tiap hari, karena sebenarnya aku ada banyak proyek menulis sampingan yang tenggatnya terus-terusan muncul. Tapi kalau aku lihat ini sebagai latihan, memang banyak mengubah persepsi!
Komentar (3)
Yess! sudah 50 ya... Mantap. Udah kerasa juga manfaatnya menulis. Nah kalo sudah melewati angka 90 baru deh bisa berpotensi jadi kebiasaan menulis. Karena katanya perlu lebih dari 90 hari sampai jaringan otak yang baru terbentuk. Jadi jangan berhenti, karena kebiasaan menulis ini kebiasaan yang sangat baik. Salam. https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/849/aes004-habits-kebiasaan-bagaimana-pikiran-manusia-bekerja
https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/3221/aes053-dari-bisa-menjadi-tuman Ini juga baik untuk dibaca supaya paham lebih utuh, tentang habit building. Di dalamnya ada video pendek dari Dr. Joe Dispenza
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1308 AES, Melatih Kebiasaan Berpikir
Satu hal yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan sesudah bergabung dengan kelompok menulis AES, kita di "paksa" memfokuskan diri untuk memikirkan satu hal, memilih satu dari banyak hal yang mungkin hadir dalam pikiran kita. Kita menjalani proses berpikir setiap hari, sepanjang hari dan merupakan ses…
joefelus34
AES685 Silaturahmi Timur dan Barat
Disclaimer, tulisan ini memang gamblang mau mengajak kak Nuy dan kak Maul yang kebetulan ikutan ngobrol² santai malam kemarin paska presentasi Sumba di Mata Kami. Kenapa kak Nuy dan kak Maul secara khusus di sebut karena terkait judul di atas ya - karena yang satu tinggal di Baraat dan yang satu di…

AES 0054 Dumb
Some of you may notice, I mostly write my AES at night. As it's easier for me to think more straightforwardly during the night. However, writing at night comes with its own set of challenges and benefits. On one hand, the quiet and solitude of the night can help focus my thoughts, leading to faster…
Flavius30
