AES053 Luruh

"Luruh" dalam KBBI berarti jatuh atau gugur, satu kata yang menggambarkan proses alamiah dan sepi. Tidak hanya sekadar menggambarkan daun yang jatuh atau musim yang berganti, kata "luruh" memberi ruang bagi kita untuk memahami bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki caranya sendiri untuk menemukan saatnya untuk jatuh, pergi, atau kembali ke tempatnya semula.
Semua orang pada dasarnya mengalami "luruh". Di balik kesuksesan dan pencapaian, ada momen-momen kecil yang hilang yang dilepas tanpa disadari. Luruh adalah bagian dari perjalanan hidup yang mewakili kehilangan, keputusan yang sulit, dan pilihan untuk menyerah atau merelakan. Kita sering terjebak dalam upaya mempertahankan atau memegang erat sesuatu, entah itu hubungan, kesempatan, atau bahkan harapan. Namun dalam hati kecil kita, luruh adalah hal yang kita tahu harus kita alami.
Luruh mengajarkan kita pada siklus alam, tentang menggugurkan yang tidak lagi berfungsi dan membiarkan ruang bagi yang baru. Ketika pohon kehilangan daunnya, ia memberi tempat untuk pertumbuhan baru. Demikian juga manusia, dengan menerima segala yang luruh dari hidupnya seperti rencana yang gagal, cinta yang tak tersampaikan, dan ambisi yang tak tercapai. Ia memberi dirinya kesempatan untuk tumbuh lebih kuat dan lebih memahami apa yang sebenarnya ia cari.
Maka "luruh" bukanlah kekalahan atau kehilangan, melainkan proses alami untuk mendewasakan diri untuk melihat hidup lebih jernih dan untuk siap menerima segala yang baru. Luruh adalah keindahan tersembunyi dalam hidup, mengingatkan kita bahwa kita tidak harus selalu menggenggam erat. Di balik setiap jatuh, ada ruang bagi kehadiran yang lebih besar, seperti dedaunan yang luruh dari ranting yang memberi ruang bagi pucuk-pucuk hijau yang baru di musim berikutnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES192 Melihat Lebih Dekat
Halo teman-teman yang budiman, jujur saja, awalnya saya tidak tahu judul apa yang layak untuk tulisan hari ini. Ada hari-hari ketika judul datang lebih dulu daripada isi tulisan. Tapi ada juga hari ketika isi kepala berjalan sendiri, sementara judul tertinggal jauh di belakang. Maka saya memilih ju…

AES191 Membedah KPB
Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menceritakan sedikit perihal KPB, atau Kelompok Petualang Belajar. Pada mulanya, KPB sudah menjadi semacam tradisi setiap awal naik kelas. Ia hadir sebagai cara sekolah memperkenalkan kembali esensi KPB kepada murid-murid baru, juga mungkin kepada…

AES190 Sonichi
Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menuliskan pengalaman saya kembali ke sekolah. Saya memilih judul “Sonichi” tentu bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Jepang, sonichi berarti hari pertama. Saya mengenal istilah itu dari dunia JKT48, biasanya dipakai untuk menyebut momen ketika seoran…
