AES056 Selalu tua

Kadang saya merasa seperti seseorang yang hidup di masa lalu. Lagu-lagu yang terus menemani hari-hari saya adalah karya dari era sebelumnya, alunan yang mungkin sudah mulai ditinggalkan banyak orang. Musik lama seakan punya rasa hangat, megah, dan penuh lirik puitis dan melodi yang menenangkan. Sementara itu musik zaman sekarang, banyak yang terasa berat, gelap, dan kadang menyuarakan kegelisahan atau depresi. Tak jarang saya merasa "muka muda tapi pikiran tua," nyaman berada dalam dunia musik yang terasa lebih polos dan sederhana.
Namun waktu dan tren terus berjalan, dan akhirnya saya mulai membuka diri untuk mengenal lagu-lagu yang lebih baru. Saya mulai mendengarkan ritme-ritme modern dan perlahan-lahan menemukan sisi lain yang ternyata sama menariknya. Ada kekuatan dalam lirik mereka, sebuah refleksi dari perasaan generasi masa kini yang berani jujur dan terbuka. Meski berbeda, musik zaman sekarang menghadirkan kedalaman yang menyuarakan suara-suara yang dulu mungkin hanya disimpan dalam hati.
Mungkin benar, selera musik bisa menggambarkan jiwa kita dan saya mungkin akan selalu ada dalam ruang "selalu tua" ini yang menemukan kenyamanan di antara nada-nada lama. Namun saya juga mulai menyadari bahwa membuka diri pada musik modern membawa warna yang baru yang membantu saya memahami perspektif yang berbeda dan menemukan bahwa, pada akhirnya musik lama atau baruadalah tentang manusia yang terus mencari cara untuk memahami dan mengungkapkan diri.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES197 Pemilu dan Gaya Komunikasi
Halo teman-teman yang budiman,lama rasanya saya tidak bercakap-cakap di sini. Maka pada kesempatan kali ini, izinkan saya menulis sesuatu yang agak berbeda dari biasanya. Bukan soal perjalanan, bukan soal musik, bukan pula soal novel, melainkan tentang pemilu dan gaya komunikasi.Awalnya sederhana s…

AES195 Membahas Sedikit soal Transum Bandung
Tulisan di Ririungan tanggal 3 September 2026Halo teman-teman yang budiman, kali ini saya ingin membagikan sedikit pengalaman menggunakan transportasi umum di Bandung. Dalam rentang tiga hari, saya sudah mencoba dua jenis transportasi umum yang sekarang mulai cukup sering terdengar namanya, yaitu b…

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

