AES064 Hari Minggu

Anak-anak sudah libur ditambah pagi ini mendung, rasanya memang cocok untuk bermalas-malasan. Tanggung jawab untuk bangun pagi dan beraktivitas sedikit luntur hari ini. Kami bangun sekitar pukul 07.00 di sekitar rumah untungnya tidak ada ayam jadi rejeki kami tidak dipatok ayam hahaha.
Lauk sisa semalam masih ada, artinya tidak perlu masak untuk sarapan! Setelah sarapan kami mulai mengumpulkan niat, bersih-bersih rumah bersama. Ya hari minggu memang jadwalnya operasi semut. Beres-beres rumah mingguan. Anak-anak harus ikut membantu pekerjaan domestik hari ini, bagaimanapun mereka penghuni rumah juga kan.
Tugasku masak, bapaknya jadi mandor anak-anak. Anak-anak kuserahkan tugas yang pakai air, cuci piring, siram tanaman, lap kaca. Entah kenapa kalau tugasnya berhubungan dengan air mereka lebih bersemangat dibanding yang tidak pakai air.
Karena malas, hari ini menunya adalah apa saja bahan makanan yang ada di kulkas. Ada tempe dan ikan bandeng wah beruntungnya kami. Hari ini makan enak!
Tempe menjadi primadona di keluarga kami. Tempe garit yang garing, tempe mendoan yang lembek, tempe orek yang manis pedas, tempe mendol yang gurih, sambal tempe yang pedasnya sampai kesemutan. Duh enak semua, kalau tempenya lewat hari? Bisa dijadikan empis-empis tempe. Tempe tidak pernah salah.
Akhirnya hari ini menunya tempe 3 rasa: tempe mendoan, tempe garit dan sambal tempe. Tidak ketinggalan ikan bandeng goreng, lalapan dan teh tawar panas. Mewah sekali. Apalagi setelah beres-beres rumah. Kami makan dengan lahap, melupakan jemuran yang kebasahan terkena gerimis hahaha
Setelah sedikit heboh mengangkat jemuran dan melanjutkan makan kami sepakat untuk melanjutkan acara utama hari ini. Masuk kamar dan bermalas-malasan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES158 Santai
Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…
Sanya32
AES157 Januari
Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…
Sanya21
AES156 Hujan
Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…
Sanya20