AES069 Mencari

Menurutku pertanyaan “cari apa?” adalah sebuah pertanyaan sederhana yang sulit dijawab. Siapa yang tidak familiar dengan pertanyaan tersebut? Pertanyaan yang biasanya diucapkan pramuniaga toko setelah menyapa kita masuk. Mungkin sudah template pertanyaan di mana-mana. Sekedar lihat-lihat, cuci mata saja tapi saat ditanya cari apa oleh mereka kemudian kita akan bertanya-tanya. Sebenarnya apa yang kita cari disana, kalau dijawab sedang mencari jati diri nanti malah bingung karena tokonya tidak menyediakan itu hahaha
Di rumah pun sama anak-anak jika butuh mencari barang akan bertanya, “Bu lihat ini ngga?” Kemudian sebagai ibu yang tahu segalanya, bangun dari tempat duduk dan mencari barang yang hilang, barang sehari-hari yang sering digunakan hilang karena setelah menggunakan tidak dikembalikan lagi pada tempatnya.
Pergi belanja pun begitu, mencari buah-buahan, buahnya sudah bertumpuk sebanyak itu masih kita cari yang paling bagus, cari yang manis, cari yang matang. Memilih memilah. Sampai kasir juga mencari yang antriannya paling pendek, cari antrian yang keranjangnya relatif kosong, cari yang petugasnya cepat.
Setiap hari rasanya sama, kita mencari, mencari yang hilang, mencari yang terbaik, mencari apa keinginan kita, mencari apa kebutuhan kita sesungguhnya, mencari makna hari ini. Kadang saat senggang pun kita masih tetap mencari, mencari kesibukan. Mencari eksistensi. Mencari potongan-potongan diri yang belum ditemukan. Mencari tahu siapa kita, mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab. Pencarian ini tidak akan berhenti karena masih banyak hal yang tidak kita ketahui keberadaannya untuk dicari dikemudian hari.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES158 Santai
Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…
Sanya32
AES157 Januari
Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…
Sanya21
AES156 Hujan
Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…
Sanya20