AES073 Stiker Jerawat

Ada sedikit pengamatan unik yang ingin kutulis disini, berhubung aku juga tipe yang kadang berjerawat jadi aku cukup sering memakai stiker jerawat. Iya stiker jerawat yang ditempel di wajah itu. Dulu dari jaman sekolah stiker ini sangat populer digunakan untuk "menutupi" jerawat. Sebelum ada stiker ini biasanya jerawat ditutupi dengan concealer. Dari concealer yang murah sampai mahal, yang coveragenya tipis sampai tebal, yang cara penggunaanya ditepuk-tepuk atau ditotol saja pokoknya segala cara dilakukan agar jerawat ini tidak tampak. Setelah stiker jerawat ini populer, ini menjadi salah satu beauty product favoritku, sampai sekarang pun masih aku gunakan.
Memasuki usia 20an, jerawat hormonal pubertasku mulai menghilang akhirnya stiker ini aku lupakan. Nah saat pandemi karena berbagai kondisi yang berubah menjadi faktor wajahku kembali berjerawat. Lalu teringat stiker ampuh yang pernah aku gunakan dulu. Bergegaslah aku mencari stiker itu, nah hal yang tak terduga muncul. Stiker jerawat masa kini sekarang memiliki berbagai macam bentuk dan warna. Warnanya bukan transparan seperti dulu, yang tujuannya menyamarkan dan menutupi jerawat tapi warna terang! Warna pelangi, benar-benar kontras dengan kulit ada juga yang bergambar. Heran.
Dulu kami berusaha semaksimal mungkin menutupi itu, sekarang mereka menempelkan stiker bergambar dan berwarna di wajah?! Dulu wajah berjerawat bagai aib yang harus ditutupi, rasa percaya diri bisa berkurang saat berjerawat dan saat ini mereka tampak percaya diri dengan hal itu, seakan memperlihatkan bahwa ketidaksempurnaan itu suatu hal yang indah, tidak perlu ditutupi dan dapat dihias dengan indah. Tampil lebih percaya diri dengan menampakkan ketidaksempurnaannya. Luar biasa!
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES158 Santai
Bukan kebetulan. Katanya memang semua sudah terencana apik. Saking halusnya sampai terlihat seperti sebuah kebetulan. Ternyata sudah tepat 6 bulan aku terakhir menulis. Waktu itu juga sedang santai, pagi menjelang siang saat rutin pagiku sudah selesai dan entah kenapa rasanya santai. Aku mulai memb…
Sanya32
AES157 Januari
Akhir-akhir ini cuaca memang syahdu. Suhu udara menurun, angin mengencang, hujan menderas dan langit menggelap. Matahari yang sebelumnya terasa terik dan perkasa perlahan melembut bersembunyi di balik awan tebal yang siap menghadang cahayanya seakan berujar, “Seterang apapun cahayamu ada saatnya ka…
Sanya21
AES156 Hujan
Sudah beberapa hari belakangan siang menjelang sore, cahaya cerah matahari perlahan tertutup awan. Lewat tengah hari hawa menjadi lebih dingin, langit kelabu, seakan sore datang lebih cepat. Tak berapa lama hujan datang, intensitas nya tak menentu bisa gerimis kecil atau hujan lebat. Aku sudah lama…
Sanya20