AtomicEssay

AES075: Update Proyek Mandiri

haegenquinstonpenulis arsip2

Proyek mandiri di Kelas 11 sudah nyaris mencapai titik akhirnya. progressku, hanya cepat di akhir. lambat di awal. Kalau kata kakak istilahnya mah, kurang taktis dan tidak banyak bergerak. Sehingga, dampak yang ditimbulkan adalah, keteteran. Pikiran yang cenderung spontaneous. Keputusan-keputusan yang, cenderung berada dalam satu kotak pikiran dan belum keluar. Dengan hal-hal seperti itu yang terjadi, istilahnya seperti lingkaran setan terjadi dalam segala prosesnya. Hanya mencari tanpa arahan, mengerjakan tanpa pikiran, dan balik ke titik awal.

Untungnya, ada progress yang bisa terjadi kemarin. Saat aku mulai melakukan perekaman pada hari Kamis. Pada hari jumat hingga senin, penyuntingan, dan hari Selasa langsung konfirmasi ke Kakak. Untungnya, aku sudah keluar dari lubang (tidak ngapa-ngapain). Apa tindakan yang membuatku keluar dai lubang tersebut? Yaitu, dengan sebuah perubahan. Dengan membuat konten secara langsung, aku sendiri ada langkah dan opsi baru. Kebetulan, prototipe konten yang kali ini, sangat jauh lebih mirip dengan video tutorial biasanya, daripada hanya asal main basket.

Tentu ini bukan berarti video prototypenya sudah sempurna, karena masih ada banyak kekurangan. Beberapa yang aku catat, merupakan bagian krusial, dan masih ada di pikiranku adalah:

- kurangnya voiceover, sehingga video agak bisu tanpa suara

- kamera masih banyak goyang2 harusnya ada tripod

- teknik adalah teori, jadi perlu benar-benar ke yang ahli untuk video tutorial begitu.

- ada beberapa scene yang masih belum detail.

Namun itu semua tidak apa-apa, semua juga pasti ada kurangnya dan ada perbaikan yang bisa dilakukan. Terakhir, aku malah pusing sehabis sesi ngobrol dengan seorang Kak Tema. Beliau tidak bisa ikut, karena ragu kalau video tutorial ini dibintangi beliau, secara tidak benar. Karena kak tema tidak ahli dalam bidangnya. Beliau merekomendasikan, agar aku bisa mengajak kak Diki, atau kak Hamdi, mungkin bahkan ka Leo untuk menjadi pemerannya. Karena, mereka lebih akurat, sangat disayangkan saja apabila/kalau tidak akurat sudah diedit capek-capek.

Semoga aku bisa mencari jalan keluar kedua, di konten kedua, untuk proyek ini. Tidak mungkin aku menerapkan standar yang sama, dan aku perlu mengalami pencerahan secara sendiri, mendapatkan ide yang baik, agar bisa terpenuhi. dalam 1 setengah minggu ini lagi saja.

Belum lagi ada urusan proyek kelompok dan pameran, kacauww pikiranku....

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES239: The Scouting of Earth Hour

Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES238: Move On

Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES237: Diriku yang Berbeda

Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…

haegenquinston20