AES080 Djakarta Kami Datang

Libur telah tiba! Kalimat ini selalu menjadi favorit, baik bagi anak-anak yang menantikan jeda sekolah maupun orang dewasa yang mendambakan waktu rehat setelah rutinitas kerja yang melelahkan. Begitu pula dengan saya, yang akhirnya bisa mengambil momen libur untuk menyambut ibu saya yang baru saja pulang kampung.
Kemarin tepat pada tanggal 14 Desember, saya berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta. Rasa bahagia dan rindu bercampur menjadi satu, karena akhirnya saya bisa bertemu lagi dengan ibu setelah sekian lama. Begitu pesawat mendarat dan ibu keluar dari pintu kedatangan, ada rasa lega yang luar biasa. Setelah berbincang sebentar, kami memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama menjelajahi Jakarta sebelum kembali ke hotel tempat kami menginap.
Perjalanan dimulai dari kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), salah satu destinasi favorit di Jakarta. Suasananya yang modern dan penuh dengan ragam pilihan kuliner membuat kami betah berlama-lama di sana. Dari mencicipi banyak varian makanan hingga sekedar berjalan-jalan di sekitar area PIK, semuanya terasa menyenangkan.
Setelah puas di PIK, kami melanjutkan perjalanan mengelilingi Jakarta. Lampu-lampu kota mulai menyala, memberikan suasana malam yang megah. Meskipun lalu lintas Jakarta tak pernah benar-benar lengang, malam itu terasa berbeda karena kami membawa semangat liburan dan kebersamaan.
Menutup hari, kami kembali ke hotel dengan hati penuh rasa syukur. Liburan memang bukan sekadar waktu untuk bersantai, tapi juga kesempatan untuk menciptakan kenangan baru bersama orang-orang tercinta. Jadi “Djakarta kami datang” bukan sekadar ungkapan, melainkan awal dari cerita liburan yang hangat dan berkesan.
Kalian bagaimana? Sudah merencanakan liburan seru juga?
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES194 Jalan-Jalan 2 Minggu Ini
Tulisan di Ririungan tanggal 23 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis sepatah dua patah kata di sini. Entah kenapa, gairah menulis saya sempat mengalami kekeringan. Bukan karena tidak ada kehidupan yang berjalan, bukan juga karena kepala benar-benar…

AES193 Menulis Kanji
Tulisan di Ririungan tanggal 15 Agustus 2026Halo teman-teman yang budiman, terpantau sudah satu bulan lamanya saya tidak menulis di Ririungan seperti biasanya. Bukan karena tidak ingin menulis, tapi barangkali karena saya sedang menunggu sesuatu yang cukup menarik untuk dituliskan dalam sebuah esai…

AES192 Melihat Lebih Dekat
Halo teman-teman yang budiman, jujur saja, awalnya saya tidak tahu judul apa yang layak untuk tulisan hari ini. Ada hari-hari ketika judul datang lebih dulu daripada isi tulisan. Tapi ada juga hari ketika isi kepala berjalan sendiri, sementara judul tertinggal jauh di belakang. Maka saya memilih ju…

