AES087 - Keras Kepala

Kadang-kadang aku tidak menulis, atau tidak bisa menulis. Alasannya ada banyak, mulai dari yang masuk akal: tidak terinspirasi atau sibuk. Ada pula alasan yang aneh (malas): tangannya pegal, matahari menyinari kamarku membuat gorden nyala dengan silau, laptopku habis baterai. Lalu, ada alasan lucu: kucingku tidur di atas laptop.
Matcha adalah kucing kami yang paling cerdas, sekaligus paling bandel (itu kenapa kami memanggilnya Preman). Dia mampu membuka kotak donat, menerka tempat kami menyimpan ikan, menebak gerak-gerik kucing yang dia takuti. Dia juga luar biasa aktif. Dia selalu ingin bergerak. Sulit sekali melarangnya keluar rumah atau menyuruhnya tidur kalau dia punya kemauan sendiri. Kalau malam, dia dimasukkan ke dalam rumah bersama beberapa kucing-kucing kami yang lain. Tapi, beberapa bulan yang lalu, dia menemukan cara untuk kabur malam-malam. Dia memanjat bata dan melompat keluar dari celah di antara tembok dan atap. Kucing-kucing yang lain hanya bisa memandang dengan heran, terlalu malas untuk kabur sepertinya.
Setelah puas menghabiskan malam di luar, dia kadang-kadang muncul di jendela kamarku, mengeong-ngeong minta masuk. Dia punya kotak sepatu kesayangan (yang sudah robek-robek dan lebih menyerupai papan kardus dibandingkan kotak) tempat dia selalu tidur. Sesekali, kalau sedang manja, dia akan mendatangiku dan tidur di pangkuanku. Dia kucing yang keras kepala. Kemauannya harus dituruti. Perhatianku harus terpusat penuh padanya. Membelai kepalanya, bermanis-manis berbicara padanya.
Maka, ketika aku sedang mengetik, dia kesal. Dia memelototi laptop, lalu menggesekkan wajahnya pada tanganku agar aku memerhatikannya. Tapi bagaimana lagi, kata-kata sedang mengalir lancar, aku tidak meladeninya. Tahu-tahu dia naik ke atas keyboard, menduduki tanganku. Aku jadi benar-benar tidak bisa menulis. Tapi alasannya menyenangkan!
Komentar (1)
Memang kadang susah nyari inspirasi nulis yang panjang x lebar. Semangat Ra otw 90 tulisan
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES130 - MPLS 3: Mulai
Pagi-pagi kami Jabawaskita, pertama kali setelah sekian lama. Lalu kami lanjut ke kelas, mendengarkan penjelasan dari Kak Gina tentang sistem KPB: adaptif, otonom, bermanfaat, hal-hal yang sudah sering kami dapatkan di kelas-kelas sebelumnya. Ada juga daftar kualitas-kualitas yang ditargetkan untuk…

AES129 - MPLS Day 2: Konstan
Pagi ini kami berkumpul di basecamp. Banyak sekali yang telat datang. Tapi, ketika semua terkumpul, ruangan kelas terasa lebih penuh dibanding tahun lalu. Kami dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing dengan satu anak K10, untuk mendiskusikan makna KPB bagi kami. Kami diberi waktu 45 menit, tapi…

AES128 - MPLS 1: Mengapresiasi KPB
Aku sampai di Smipa pagi-pagi sebelum jam tujuh, berhalo-halo dengan beberapa orangtua dan anak kelas enam. Belum ada teman sekelasku yang datang. Aku menunggu dan mereka mulai muncul satu persatu. Hari pertama sekolah dibuka dengan upacara. Selepasnya, kami pergi ke kelas untuk mendengarkan penjel…

