AtomicEssay

AES087 Pengaturan

yulitjahyadipenulis arsip2

Menengok ke belakang dan melihat cara semesta bekerja memang membuat geleng-geleng kepala. Ada rasa trenyuh, tak bisa berkata-kata oleh karenanya. Apa yang dikatakannya seolah-olah seperti ini, 'Nak, kamu kerjakan saja bagianmu, kerjakan saja sebaik-baiknya, sisanya biarkan aku yang mengaturnya'.

Pengaturan yang dikerjakannya itulah yang luar biasa, tak disangka-sangka dan tak terpikirkan sebelumnya. Meski tak terpikirkan, tapi itu sudah selesai diaturkan, sudah dikerjakan dan tinggal dinikmati hasilnya, tinggal dirasakan hasil pekerjaannya itu. 

Duh, gimana sih, ajaib banget...

Bayangkan ada dua pekerjaan pararel yang sama-sama bergulir tapi tidak bersentuhan satu sama lain. Pokoknya berbeda, ya orang-orangnya, jenis pekerjaannya, cara kerjanya, namun keduanya sama-sama dikerjakan. 

Pekerjaan yang satu seolah lebih sekunder dan jadi sampingan karena intensitasnya ringan, tak menyita waktu, namun kontinyu, terus ada, cenderung stabil grafiknya dan ga kemana-mana. Seperti tidak ada peak nya.

Lalu pekerjaan yang satu lagi lebih menguras pikiran, menyita waktu, membutuhkan fokus dan perhatian yang utuh, serupa meniti tangga dan harus dituntaskan hingga seluruh anak tangganya terlewati. 

Oleh karena sifat pekerjaan yang satu tidaklah menyita terlalu banyak waktu maka kedua pekerjaan itu bisa sama-sama dijalani, meski fokus utamanya adalah pekerjaan yang kedua. 

Pekerjaan yang pertama berhubungan dengan banyak orang, berganti-ganti dan melulu tentang orang lain itu. Sementara pekerjaan kedua hanya tentang aku dan apa yang aku cari tahu. 

Lalu, tanpa pernah direncanakan, kedua pekerjaan itu lalu mulai bersinggungan, tanpa komando keduanya lalu saling terintegrasi, mendukung satu lain dengan begitu saja. Seolah terancang sedari awal, keduanya bertumbuh masing-masing di jalannya, ketika matang jadi sebuah kombinasi yang mengutuhkan. 

Seolah kedua proses pertumbuhan dua pekerjaan itu telah siap untuk saling dukung maka terjadilah integrasi yang serta merta, tanpa perlu bersusah payah. Lagi-lagi effortless.. dan lagi-lagi kuncinya adalah being present.. 

Hanya menuntaskan momen demi momen seperti menapaki anak tangga dengan perlahan dengan pikiran yang tak terlalu merisaukan kemana tangga itu hendak menuju dan mengalir saja membiarkan semesta yang membawa... mengaturkan

Komentar (1)

Andy Sutioso

wow, kerenn...

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES094 Pola dan Kesadaran

Kemarin aku bertemu dengan seorang teman lama dan mengajaknya makan malam bersama. Dalam perjalanan menuju restoran, ia mengatakan tak lagi menjadi vegan, jadi restoran apapun boleh, katanya. Lalu ia bercerita lebih lanjut alasannya. Ia adalah penyintas kanker. Perjuangannya untuk sembuh dari kanke…

yulitjahyadi11
AtomicEssay

AES069 Tanda Tanya

Get to know yourself better and you will find yourself having no choice but to become your greatest admirer. The more you explore the truth of who you are, the more you will interested in yourself. You will never get bored of yourself when you open the portal to the inner world because you can keep…

yulitjahyadi40
AtomicEssay

AES040 Momen Kebersamaan

Pagi tadi seusai sepedaan bareng, kami ngobrol ini itu sampai seputar ortu dan anak. Kebetulan kami memang tetanggaan dan sama-sama doyan ngebolang. Kami terkadang berkumpul 4-5 keluarga dan sengaja bikin aktifitas bareng, entah itu jalan pagi sekitar komplek, sepedaan atau berpetualang ke alam int…

yulitjahyadi10