AtomicEssay

AES088: Kepuasan terhadap proyek mandiri

haegenquinstonpenulis arsip2

Proyek mandiriku pada K11 Semester 1 ini sudah berjalan 99% dan saat ini sudah berakhir, tinggal laporan akhirnya saja yang sebenarnya belum selesai. Apakah hasil akhirnya sudah maksimal? Apakah sudah memuaskan? Apakah kekejaran dan ketertinggalan di tengah proyek, bisa kucapai? Jawabannya adalah paragraf-paragraf seperti berikut:

Puas tidak puas dengan proyek mandiri, aku pasti memiliki alasan di baliknya. Tentu aku bisa mengambil cara cepat/gampang dalam mengisi tingkat kepuasan terhadap proyek mandiri ini, namun aku juga perlu sejujur jujurnya. 

Jujur aku puas dalam progress proyek mandiri ini secara umum. Secara detail, aku sangat puas terhadap progress di bulan November (akhir-akhir ini), dimana aku bisa mengebut dan menangkap tujuan utamaku dari awal. Membuat video prototype 2, Konten 1, Konten 2, dan laporan akhir beserta pameran. Mengejar teman-teman lain berproses dan tidak tertinggal sendiri, rasanya di akhir puas.

Namun, aku juga tidak bias dan tidak terbawa-bawa oleh performa akhir-akhir ini kepada performa secara umum. Nyatanya, ada alasan mengapa aku bisa sampai di titik dimana aku perlu mengejar secara performa dan tiba disini pada akhirnya. Yaitu karena progress awal yang tidak optimal (menunda, diam di tempat, bingung sendiri). Andaikan saja saat itu aku tidak menunda, tidak diam di tempat, dan tidak kebingungan dengan konsep proyek. Seberapa jauh, yang bisa kucapai dengan proyek ini? Apakah setinggi bintang di langit? Aku tidak akan pernah tahu. Kalau boleh diulang lagi momennya, aku tidak akan melakukan hal yang sama untuk menunda dan diam di tempat, melainkan lebih ke berpikir jalan keluar dan solusi dalam situasi bingung tersebut.

Aku bisa mencapai titik lebih jauh daripada ini. Itu sebabnya aku tidak puas dengan proyek ini, karena memang ada sesuatu yang bisa dicapai lebih tinggi lagi. Proyek yang sudah lancar dan baik, bukan berarti adalah proyek yang memuaskan. Setiap orang, pasti memiliki ketidakpuasan dan tidak ada yang namanya puas 100%. 

Misalnya, pembuatan smart phone iPhone 1 oleh Apple pada tahun 2008, penemuan terbaru. Apakah itu adalah suatu project yang hasilnya sangat baik, pada saat itu? Iya, saat itu hasilnya menjadi revolusioner dan sangat dipuji orang-orang. Apakah saat itu, semua karyawan dan ilmuwan Apple merasa puas, secara general? Iya. Namun apakah 100%? Tidak. Pastinya ada hal yang keluar dari ekspektasi mereka. Tidak ada yang namanya kesempurnaan di dunia ini, bahkan terhadap hal-hal yang kecil. Sehingga, kepuasan suatu manusia wajar, kalau tidak 100%.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES239: The Scouting of Earth Hour

Pagi hari ini aku ikut serta dalam kegiatan promosi Earth Hour yang diadakan di pendopo, sebagai seorang pengamat. Sejujurnya, kegiatan ini bagiku cukup membosankan karena, target audiens utama komunitas mereka (yang mengadakan) adalah anak-anak. Di awal kegiatan, aku bisa melihat partisipasi adik-…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES238: Move On

Mendekati masa ujian, kehidupan anak-anak SMA di Kelas 12 secara umum menjadi semakin berat, terfokuskan pada ujian, dan terbebani akan masa depan yang berada di depan mereka. Tidak hanya di sekolah luar, di Smipa pun, anak-anak di KPB K12 merasa begitu. Sudah saatnya kita serius dalam menuju tujua…

haegenquinston10
AtomicEssay

AES237: Diriku yang Berbeda

Ketika kita, sebagai seorang individu, bisa peka terhadap lingkungan sekitar, peka terhadap perilaku diri, dan peka terhadap karakter hati diri. Maka kita bisa bilang, ia cukup bisa 'mengenal' dan melihat diri sendiri, melalui proses refleksi. Walau begitu, seseorang tidak bisa mengenal dirinya sen…

haegenquinston20