AES094 Siap-Siap Tahun Baru

Setiap kali akhir tahun datang, rasanya kayak ada alarm di kepala yang bilang "Hei waktunya bikin acara seru-seruan!" Tapi tahun ini, aku memutuskan untuk membuat perayaan yang lebih santai, BBQ kecil-kecilan sambil masak salmon steak. Simpel, elegan, tapi tetap ada aroma-aura pesta.
Tentu saja sebelum perayaan ini sukses, aku harus melewati ritual yang nggak kalah ribet mencari resep salmon steak yang sempurna. Tahu sendiri kan salmon itu kayak pacar posesif, kalau salah masak dikit aja, langsung berubah dari mahal jadi zonk. Aku udah lihat beberapa resep, dari yang cuma pakai garam dan lada sampai yang pakai saus creamy ala restoran mahal. Tapi di dalam hati kecilku, aku cuma pengen: asal nggak gosong aja udah syukur.
Lucunya, acara ini cuma untuk kami bertiga. Iya, bertiga doang. Aku, Mami, dan Adikku. Tapi persiapannya? Kayak mau ngundang satu RT. Aku bahkan udah beli beberapa botol minuman (non-alkohol tentu saja, biar nggak dikira pesta liar). Karena kan ya, nggak lucu kalau pas countdown cuma minum teh manis sambil liat kembang api.
BBQ-nya juga udah diatur. Ada sosis, daging ayam, dan sedikit sayuran buat kesan “sehat.” Tapi tetap, bintang utama malam nanti adalah salmon steak. Aku membayangkan suasana: daging salmon yang juicy, kulitnya yang garing, dipadukan dengan saus lemon butter yang asam manis. Suara gemericik minyak di atas wajan kayak soundtrack tahun baru yang sempurna. Tapi... itu semua masih dalam bayangan. Kenyataannya? Aku cuma berharap nggak ada adegan salmon terbang dari wajan karena aku panik.
Sementara itu, persiapan lainnya juga nggak kalah penting. Aku udah ngecek gas untuk BBQ tiga kali, beli gas cadangan (karena takut gas utama hilang entah ke mana), dan bahkan udah nyiapin playlist lagu tahun baru yang campur aduk banget, dari EDM sampai lagu nostalgia yang bikin orang nanya, “Ini acara tahun baru atau reuni 90-an?”
Walaupun cuma bertiga, aku tetap ingin malam tahun baru ini berkesan. Soalnya bukan soal jumlah orangnya, tapi kebersamaannya. Apalagi, tahun baru itu momen buat refleksi kayak "Apa yang udah gue capai tahun ini?" atau "Kenapa target olahraga gue cuma berhenti di minggu kedua Januari?"
Jadi kalau kalian juga lagi siap-siap tahun baru, santai aja. Nggak perlu acara besar-besaran, yang penting kalian menikmati momen itu dengan orang-orang yang berarti. Dan kalau aku berhasil masak salmon steak tanpa drama, siapa tahu ini bakal jadi tradisi baru. Kalau gagal? Ya... BBQ sosis aja cukup kok. Selamat tahun baru!
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES192 Melihat Lebih Dekat
Halo teman-teman yang budiman, jujur saja, awalnya saya tidak tahu judul apa yang layak untuk tulisan hari ini. Ada hari-hari ketika judul datang lebih dulu daripada isi tulisan. Tapi ada juga hari ketika isi kepala berjalan sendiri, sementara judul tertinggal jauh di belakang. Maka saya memilih ju…

AES191 Membedah KPB
Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menceritakan sedikit perihal KPB, atau Kelompok Petualang Belajar. Pada mulanya, KPB sudah menjadi semacam tradisi setiap awal naik kelas. Ia hadir sebagai cara sekolah memperkenalkan kembali esensi KPB kepada murid-murid baru, juga mungkin kepada…

AES190 Sonichi
Halo teman-teman yang budiman, hari ini saya ingin menuliskan pengalaman saya kembali ke sekolah. Saya memilih judul “Sonichi” tentu bukan tanpa alasan. Dalam bahasa Jepang, sonichi berarti hari pertama. Saya mengenal istilah itu dari dunia JKT48, biasanya dipakai untuk menyebut momen ketika seoran…
